Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Terbuai Rayuan, Anak di Bawah Umur di Sigi Dicabuli Pria Paruh Baya

Tersangka kasus dugaan pencabulan saat diperlihatkan oleh Polres Sigi kepada wak media, Selasa (3/11/2020). Foto: Niko/PE

PALU EKSPRES, SIGI– Seorang paruh baya inisial RB  mencabuli anak di bawah umur berinisial LR (15) di Desa Pakuli, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Tersangka RB berusia 47 tahun  sudah melakukan aksi bejatnya  berulang kali dan berjanji akan bertanggung jawab serta menikahi korban,” kata Kapolres Sigi,  AKBP Yoga Priyahutama di hadapan sejumlah awak media, Selasa (3/11/2020).

Kapolres mengungkapkan, aksi pencabulan ini pertama kali terjadi pada bulan Agustus  2020 sekitar pukul 10.00 WITA. Tersangka RB kemudian menghubungi korban melalui media sosial untuk mengajak bertemu. Setelah itu tersangka langsung ke rumah korban, lantas mengajak korban bertemu di dapur sambil bercerita.

Tak lama kemudian kata Kapolres, tersangka mulai melontarkan rayuannya dan mengatakan jika ia menyukai korban. Seolah mendapat respon, tersangka langsung meraba bagian tubuh korban, serta menyetubuhinya. Saat itu korban hanya menangis. Aksi bejat ini dilakukan tersangka berulang  kali pada korban hingga bulan Oktober 2020.

Kapolres mengatakan, perkenalan tersangka dengan korban  berawal melalui media sosial Facebook. “Mereka saling chat dan sampai bertemu. Saat bertemu itulah RB ini melakukan aksi bejatnya di rumah korban,” ujarnya.

Dalam kasus ini katanya, Polres Sigi berhasil mengamankan barang bukti berupa selembar baju lengan pendek berwarna hitam. Selembar baju lengan panjang warna ungu, 1 celana panjang, 1 baju warna biru, 1 celana dalam, dan 1 unit handphone.

Tersangka disangkakan pasal 81 ayat 2 jouncto pasal 76 D atau Pasal 82 ayat 1 jouncto Pasal 76 E UU Nomor 17 Tahun 2016 dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun kurungan.

AKBP Yoga selaku Kapolres Sigi mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada mengontrol keseharian anaknya, agar tidak terjadi sesuatu yang mengarah pada pelecehan atau pencabulan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, seperti kasus tersebut. (mg4/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital