Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Inspektur Inspektorat Parimo Minta Pegawainya Tingkatkan Kinerja

Inspektur Inspektorat Parimo, Adrudin Nur. Foto : Istimewa.

PALU EKSPRES, PARIMO– Inspektur Inspektorat Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng), Adrudin Nur meminta agar kinerja seluruh pegawai dilingkup Inspektorat lebih ditingkatkan.
Menurut Adrudin, hal tersebut disampaikanya pada rapat bersama pegawainya beberapa waktu lalu. Kata dia, pegawai yang hadir dalam rapat itu mulai dari sekretaris hingga staf.
“Rapat saat itu dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama untuk ASN, mulai dari pimpinan, sekretaris, auditor, dan staf. Sedangkan, sesi kedua diikuti para pegawai honorer,” kata Adrudin di Parigi, Minggu (28/3/2021).
Ia menjelaskan, dalam rapat itu ada dua poin penting yang disampaikan. Di antaranya, tentang disiplin dan perbaikan layanan administrasi.
“Inspektorat tidak boleh terkesan sepi. Sebab, kantor ini merupakan tempat pengaduan dan penyelesaian masalah.” ujarnya.
Olehnya, Inspektur kata dia akan menerapkan kebijakan baru, agar kehadiran para pegawai baik, ASN maupun honorer di masa pandemi covid-19 bisa lebih maksimal.
Ia mengaku sebelumnya, Inspektorat membagi sif terkait kehadiran para pegawai. Menurutnya, situasi pandemi yang mengharuskan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) dengan menjaga jarak.
Namun, setelah dilakukan oleh pihaknya, lalu diambil kebijakan supaya semua pegawai tetap masuk kantor dengan menerapkan protokol kesehatan secara tertib.
Kata dia, ketika disiplin kehadiran pegawai sudah diterapkan, maka perbaikan admisnistrasi dan layanan terhadap publik akan lebih efisien dan efektif.
“Inspektorat punya inovasi baru yang akan dilakukan untuk melayani masyarakat, terutama untuk desa, sekolah-sekolah, maupun OPD.” ungkapnya.
Dengan keterbatasan anggaran lanjut dia, pihaknya akan mengundang pihak terkait untuk melakukan review program perencanaan guna mencegah penyimpangan-penyimpangan yang bisa saja terjadi.
Menurut dia, seluruh poin yang dibahas dalam rapat tersebut nantinya, akan segera dilaksanakan.” Mengenai kehadiran para pegawai, meski masih dilakukan secara manual, pengisian presensi harus dilakukan selambat-lambatnya pada pukul : 08.00 WITA.” ucapnya.
Ia juga mengajak kepada pegawainya untuk bekerja lebih maksimal,” Kita perlihatkan bahwa, Inspektorat benar-benar melakukan pengawasan dan pencegahan agar tidak ada yang terindikasi menyalahi aturan,” ujarnya. (asw/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital