Minggu, 9 Agustus 2026

SMP Negeri 2 Satap Moutong Butuh Guru

 

PARIGI, PE – Kondisi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Satap Moutong sangat memperihatinkan. Pasalnya, selain kondisi sekolah yang tidak maksimal, juga terganjal dengan tenaga pengajar. Namun yang mengajar di sekolah tersebut hanya tenaga honorer.
Hasania salah seorang guru honorer mengaku, sekolah yang ditempatinya mengajar tersebut memiliki siswa  23 orang. Sementara jumlah tenaga guru hanya enam orang dan akibat ketidak tersediaannya guru di sekolah tersebut akan mempengarui penerimaan siswa baru kedepan.

“Sebenarnya tahun lalu, banyak anak–anak yang bersekolah di sini. Mereka berhenti di tengah jalan karena sekolah ini kekurangan guru. Kami tidak bisa berbuat apa–apa karena memang kondisinya seperti itu,”tutur  Hasania kepada Palu Ekspres,  Rabu 26 Agustus.
Hasiania menyebutkan, sekolah Satap ini diketahui jumlah siswa kelas satu berjumlah 13 orang dan siswa kelas dua 10 orang sedangkan kelas tiga hanya satu orang saja. Ruangan yang hanya tiga lokal selain dijadikan ruangan kantor, dua ruangan digunakan untuk proses belajar mengajar sedangkan satu ruangan lainnya bagi menjadi dua bagian untuk kelas lain.

“Dua lokal kami fungsikan dan satu lokal lainnya kami bagi dua,”sebutnya.
Lebih lanjut mengatakan, selain kekurangan ruangan rombongan belajar, sekolah yang terletak di ujung  perbatasan utara Kabupaten Parigi Moutong. Fasilitas pendukung, seperti buku mata pelajaran, istrik, mobiler, komputer sama sekali tidak dimiliki sekolah tersebut. Bahkan beberapa guru yang melakukan proses belajara mengajar terkendala dengan keterbatasannya buku panduan. Sehingga pihak sekolah terpakasa meminjam buku  dari sekolah lain. Tidak hanya itu masih Hasania, sekolah tersebut tidak memiliki listrik sehingga pada pekerjaan kebutuhan administarsi sekolah juga mangalami kendala.
“Print kertas saja kami tidak miliki, apalagi komputer pak!. Terusterang pak, untungnya ada  laptop milik salah seorang guru yang sering kami gunakan, pada hal komputer sangat menunjang buat  kebutuhan sekolah itu,”ungkapnya.

Dari enam guru yang bertugas disekolah tersebut, mengaku kondisi sekolah yang ditempatinya mengajar sudah selayaknya bisa diperhatikan. Seba kata dia, jika hal ini dibirakan generasi yang ada di Desa Sijoli ini akan putus ditengah jalan. Masih dia, Perhatian yang lebih diutamakan adalah penempatan tenaga guru yang bertugas disekolah tersebut harus tingkatkan. Jika sekolah tersebut memenuhi kebutuhan gurunya dipastikan siswa yang akan melanjutkan di SMP Negeri Dua Satap Moutong akan lebih meningkat penerimaan siswa baru tiap tahunnya.
“Intinya disekolah ini adalah tenaga  guru dan ini yang harus diperhatiakn oleh pemrintah jangan cuman janji – janji saja tapi harus dibuktikan. Jika kebutuhan guru terpenuhi di sekolah Satap ini,  saya yakin pasti siswanya akan lebih meningkat tiap tahun,” pungkasnya. (ady)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization