Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Usung Konsep Kombinasi Tiga Kualitas, Duta GenRe Banggai diharap Jadi Agen Perubahan

Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng Maria Ernawati dalam kegiatan advokasi kepada pemangku kebijakan daerah di Kabupaten Banggai, Jumat 21 Mei 2021. Foto: Humas BKKBN Sulteng

PALU EKSPRES, BANGGAI – Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Maria Ernawati melaksanakan sejumlah agenda kerja di Kabupaten Banggai.

Di antaranya menghadiri kegiatan promosi 1000 hari pertama kehidupan (HPK), monitoring pendataan keluarga 2021 serta membuka pemilihan duta GenRe Kabupaten Banggai.

Erna banyak memberi wejangan kepada generasi muda yang tergabung dalam GenRe.

“Menikah diusia dini berisiko tinggi ketika melahirkan. Karena panggul masih kecil sehingga bisa pendarahan. Risiko kematian ibu dan bayi, dan berpotensi melahirkan anak stunting,” kata Erna.

Erna mengungkapkan bahwa berbeda dengan duta lainnya, duta GenRe jelasnya mengusung konsep kombinasi tiga kualitas. Yaitu brain, beauty, behavior yang lasim disebut 3B+1 R (responsibility).

Brain adalah kemampuan berpikir yang juga meliputi pengetahuan dan luasnya wawasan. Beauty yaitu menonjolkan kecantikan unik sesuai gaya berbusana, karakter, dan lingkungan. Kemudian behavior terkait dengan tata karma dan sopan santun untuk bertingkah laku sesuai dengan norma dan nilai budaya.

“Sedangkan untuk responsibility adalah kepedulian/kepekaan dengan isu-isu di lingkungannya. Apa isu di sekitar kita diantaranya masih tingginya pernikahan anak,” ujar Erna.

Menurutnya, 58,9 persen dari seluruh perkawinan adalah perkawinan di bawah 20 tahun.

Untuk itu, Erna mengharapkan agar 26 finalis Duta GenRe Kabupaten Banggai dapat menjadi agen perubahan bagi remaja di Banggai terutama dalam pencegahan pernikahan anak.

“Semoga Duta GenRe Banggai dapat meraih prestasi hingga tingkat nasional,” harapnya

Dalam kesempatan ini,Erna didampingi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (PPKBP3A) Kabupaten Banggai I Wayan Suartika dan Koordinator Keluarga Sejahtera dan Pembangunan Keluarga (KSPK) BKKBN Sulteng Ruwayah. (***)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital