Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Penyuluh KB Touna dan Banggai Optimis PK21 Mencapai Target

Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng Maria Ernawati dalam kunjungan kerja di Kabupaten Touna. Foto: Humas BKKBN Sulteng

PALU EKSPRES, TOUNA – Koordinator penyuluh keluarga berencana Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) dan Kabupaten Banggai optimis target pendataan keluarga 2021 (PK21) dapat tercapai. Alasannya data manual (data base) tersedia namun terkendala pada pengimputan karena jaringan internet kurang memadai.

Hal ini diungkapkan penyuluh KB di hadapan Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Maria Ernawati di Ampana, Kabupaten Touna, Rabu (19/5/ 2021) dan Luwuk, Kabupaten Banggai, Kamis (20/5/2021).

Erna dalam kunjungan kerja di dua kabupaten didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Tojo Unauna Dalfiah dan Koordinator Keluarga Sejahtera dan Pembangunan Keluarga (KSPK) BKKBN Sulteng Ruwayah.

“Kalau ada kekurangan pendataan keluarga mari selesaikan bersama-sama. Jangan salahkan kader karena itu salah kita juga,” ujar Ernawati.

Erna, begitu dia disapa, mengatakan, PK21 memberikan data capaian pelaksanaan program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana (Banggakencana) dan tambahan data indikator stunting.

Secara umum, data capaian PK 21 di Touna masih rendah. Namun ada beberapa kecamatan yang tinggi seperti Kecamatan Unauna.

Untuk itu, Erna meminta komitmen penyuluh menyelesaikan PK21 tepat waktu. Yakni 31 Mei 2021 yang diamini para penyuluh.

Seperti halnya di Touna, Erna juga menggelar pertemuan dengan koordinator penyuluh di Banggai. Melihat capaian yang masih rendah bahkan ada kecamatan yang belum menginput data PK21 sehingga hasilnya masih kosong.

“Saya tahu bahwa kita menghadapi banyak kendala seperti kondisi geografis dan jaringan internet susah. Untuk itu, kejar melalui formulir dulu atau data manual dulu dikejar baru input,” katanya.

Selain itu, dia menyampaikan bahwa dalam memudahkan penginputan, penyuluh diminta berkolaborasi dengan remaja pada Forum GenRe kabupaten masing-masing.

PK tambah Erna dilaksanakan setiap lima tahun dan menghasilkan data mikro berbasis “by name by address” yang banyak dibutuhkan lintas sektor.

Tahun ini pendataan keluarga ada yang berbeda dari sebelumnya, yakni memuat indikator stunting. Hal itu mengimplementasikan amanat Presiden RI yang telah menunjuk BKKBN sebagai leading sector percepatan penanganan penurunan prevalensi stunting.

Disaksikan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (PPKBP3A) Kabupaten Banggai dr I Wayan Suartika, ME, para penyuluh menjanjikan presentase capaian PK21 di Kabupaten Banggai 80-100 persen hingga batas waktu 31 Mei 2021. (**/mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital