Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

DKP Sulteng- Polairud Manfaatkan Lahan Sempit, Panen Capai 250 Kilogram Ikan Nila

Direktur Polairud Kombes Polisi Indra Rathana S.I.K, Kepala DKP Provinsi Sulawesi Tengah Moh. Arif Latjuba, SE, MM bersama Kepala Bidang Pengawasan SDKP Provinsi Sulawesi Tengah Agus Sudaryanto A,Pi,MM memperlihatkan hasil panen Ikan Nila system Bioflok. Foto: Istimewa

PALU EKSPRES, DONGGALA– Pengembangan budidaya ikan sistem Bioflok di Sulawesi Tengah terus menunjukkan trend yang postif, di mana pada hari ini, Selasa (15/6/2021), dilaksanakan panen perdana budidaya ikan Nila Sistem Bioflok di Markas Komando Polairud Polda Sulawesi Tengah yang terletak di Labuan, Kabupaten Donggala.
Pada kegiatan ini dihadiri langsung oleh Direktur Polairud Kombes Polisi Indra Rathana S.I.K, beserta jajarannya dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Tengah Moh. Arif Latjuba, SE, MM bersama Kepala Bidang Pengawasan SDKP Provinsi Sulawesi Tengah Agus Sudaryanto A,Pi,MM.
Panen perdana ikan nila dengan sistem budidaya bioflok yang dilatih langsung ahli Bioflok dari Balai Besar Air Tawar Sukabumi KKP RI, Prof. Adi Sucipto ini mendapatkan hasil yang cukup luar biasa. Panen yang diperoleh menurut penanggung jawab lapangan bapak Slamet sekitar 250 kilogram dengan size berkisar 4-5 ekor per kilogram. Selama proses budidaya, menghabiskan sekitar 6 zak pakan atau 180 kg, serta padatan penebaran sekitar 1.350 ekor.
“Rasio Food Convertion Ratio (FCR) mencapai 0,9 dan Survival Rate 95 persen dan masa budidaya sekitar 3,5 bulan,” kata Slamet.

Budidaya ikan Nila menggunakan sistem bioflok. Foto: Istimewa


Kepala DKP Sulteng Arif Latjuba mengatakan panen budidaya ikan Nila sistem bioflok ini adalah kerjasama Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tengah dan Direktorat Polairud Polda Sulawesi Tengah dalam rangka upaya peningkatan ketahanan pangan yang bersumber dari protein ikan.
“Budidaya system bioflok ini juga sebagai upaya peningkatan konsumsi makan ikan nasional, di mana konsumsi ikan Sulawesi Tengah tahun 2020 yakni, 63,03 kg/kapita/tahun berada di atas rata -rata nasional 56,39 kg/kapita/ tahun,” kata Arif Latjuba.
Kegiatan ini kata Arif, juga merupakan percontohan bagaimana budidaya ikan dengan memanfaatkan lahan yang sempit, air yang terbatas dan mengefisiensikan penggunaan pakan hingga dapat diperoleh hasil yang maksimal untuk membantu pendapatan keluarga para anggota kedepannya.
Sebelum percontohan ini lanjutnya, Dinas Kelautan dan Perikanan melaksanakan pelatihan kepada masyarakat kota Palu pada tahun 2020 lalu. Kemudian di bulan Februari 2021 ini dilaksanakan pelatihan berikutnya bersama Polairud Sulawesi Tengah.
Diharapkan budidaya ikan dengan system biofolok ini kata Arif, dapat terus berkembang di masyarakat agar dapat menjadi lokomotif percepatan pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah dan dapat menekan laju inflasi pada ikan laut pada saat musim musim paceklik. (bns/bid/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital