Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Panen Hasil Budidaya Sistim Bioflok, Berat Ikan Nila Capai 350 Gram Per Ekor

Panen ikan Nila sistem bioflok di kolam percontohan Polairud di Desa Wani I Labuan, Kabupaten Donggala, Selasa (15/6/2021). Foto: istimewa

PALU EKSPRES, DONGGALA– Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulawesi Tengah (Sulteng) bersama Polairud Polda Sulteng melaksanakan panen perdana budidaya ikan air tawar sistem Bioflok jenis Nila Gesit di kolam terpal salah satu tambak percontohan di Ditpolairud di Desa Wani I Labuan, Kabupaten Donggala, Selasa (15/6/2021).
Panen tersebut dilaksanakan oleh Kepala DKP Sulteng, Moh Arif Latjuba, dan Dirpolairud Polda Sulteng Kombespol Indra Rathana dihadiri Wadirpolairud Sirajuddin, Kabid Pengawasan DKP Sulteng, Agus Sudaryanto, BPDASHL serta personel Polairud Polda Sulteng.
Saat panen perdana dengan masa pemeiliharaan selama 3 bulan lebih pemeliharaan atau 90 hari pemeliharaan, menghabiskan enam sak pakan. Satu sak pakan berisi 30 kilogram. Sehingga total pakan yang digunakan selama masa pemeliharaan sekitar 180 kilogram. “Metode pergantian air dilakukan sekali dalam sepekan,” kata Kepala DKP Sulteng Arif Latjuba.

Hasil panen perdana sistem bioflok di kolam percontohan Polairud di Desa Wani I Labuan Kabupaten Donggala, Selasa (15/6/2021). Foto: istimewa


Arif menjelaskan, jumlah bibit ikan Nila gesit yang dibudidayakan sebanyak 1.000 ekor untuk setiap kolam dengan tingkat kematian mencapai 30 ekor.
Saat panen perdana lanjutnya, diperoleh hasil ikan Nila Gesit sebanyak 200 kilogram dengan rata-rata berat per ekor mencapai ukuran antara 250 hingga 350 gram.
“Kalau hambatannya hanya listrik. Ikan biasanya mampu bertahan di 2 jam pertama ketika terjadi pemadaman listrik,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Dirpolairud Polda Sulteng Kombespol Indra Rathana mengatakan untuk menambah kapasitas budidaya, Polairud berencana akan menambah satu kolam lagi.
“Dan kedepannya kita berencana akan membudidayakan di semua Pos Airud yang ada di Polda Sulteng,” katanya.
Usai panen perdana, kegiatan dilanjutkan penanaman pohon kelapa hibdrida dan cemara laut di pesisir pantai Markas Polairud. Sebanyak 25 pohon kelapa hibdrida dan 30 pohon cemara laut ditanam saat itu. Rencananya, di areal seluas setengah hektare itu akn ditanami kelapa hibrida dan cemara laut.
“Rekomendasi dari BPDASHL sehingga ke dua jenis pohon itu ditanam karena rindang dan kuat di lokasi lahan yang berpasir,” kata Dirpolairud. (bid/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital