Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Kadis Perikanan Tolitoli Ditetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Pengadaan Kapal

Keterangan pers penetapan tersangka dugaan kasus korupsi pengadaan kapal dinas perikanan Tolitoli yang dipimpin Kasi Pidsus Kejari Tolitoli, Rustam, Kamis 17 Juni 2021 di Kantor Kejari Tolitoli. Foto: Istimewa

PALU EKSPRES, TOLITOLI – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tolitoli Sulawesi Tengah (Sulteng) resmi menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pengadaan kapal tangkap pada Dinas Perikanan Tolitoli tahun anggaran 2019

Ketiga tersangka masing-masing adalah Kepala Dinas Perikanan Tolitoli, inisial G selaku penanggung jawab pengguna anggaran. Manager CV Multom dan CV Generasi Pribumi berinisial MD. Dua perusahaan ini merupakan rekanan dari proyek pengadaan kapal tersebut. Kemudian Pejabat Pembuatan Komitmen (PPK) Dinas Perikanan Tolitoli, inisial SB.

Penetapan tersangka ketiganya dikemukakan Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Tolitoli, Rustam dalam keterangan persnya, Kamis (17/6/2021) di Kantor Kejari Tolitoli.

Menurut Rustam, sebelum penetapan tersangka, pihaknya terlebih dulu menggelar perkara, pada Rabu 16 Juni 2021.

“Setelah melakukan pemeriksaan pihak-pihak terkait, maka kasus korupsi kapal tangkap ini memenuhi unsur serta cukup untuk ditetapkan menjadi tersangka,”kata Rustam.

Dia menjelaskan, total anggaran dalam kasus ini sebesar kurang lebih Rp1,1 Miliar. Bersumber dari Dana Alokasi Khusus tahun 2019 sebesar Rp700juta serta Dana Alokasi Umum sebesar Rp400juta.

Dibagian lain Rustam menjelaskan, bahwa saat ini penyidik berhak melakukan audit perhitungan kerugian negara. Hal itu ujarnya merujuk dari Keputusan Mahkamah Konstitusi nomor 31/PUU-X/2012 serta surat edaran Mahkama Agung nomor 4 tahun 2016.

Sementara itu di tempat terpisah, Kadis Perikanan Tolitoli, Gusman yang dikonfirmasi mengenai penetapan tersangka, mengaku belum ingin memberi keterangan. Menurutnya hal tersebut akan dikomunikasikan terlebih dulu dengan Bupati Tolitoli, Amran Hi Yahya.

“Sebagai ASN, saya menghadap Bupati dulu selaku atasan. Saya belum dapat beri jawaban langkah hukum yang akan dilakukan karena saya harus menghadap Bupati dulu,”jawabnya singkat. (***/mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital