Senin, 10 Agustus 2026

43 Dosen Unsimar Dilatih Pekerti

 

POSO,PE- Sebanyak 43 dosen Univeritas Sintuwu Maroso (Unsimar) Poso  mengikuti pelatihan Peningkatan Dasar Teknik Instruksional  (Pekerti)  peningkatan kemampuan mengajar atau Pekerti. Program Pekerti dirancang Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional (Ditjen Dikti Kemdiknas) untuk peningkatan kompetensi pedagogik para dosen.

Wakil Rektor Unsimar Suwardi Panti mengharapkan seluruh peserta pelatihan Unsimar tersebut, mendapat kelulusan pelatihan dengan baik,  sehingga dapat memegang sertifikasi Dosen. ”Saya berharap agar peserta pelatihan ini mendapat sertifikasi dosen,” tuturnya.

Pelatihan Pekerti digelar di Aula Kampus Unsimar, Jalan Pulau Timor, Poso Kota, berlangsung selama seminggu dibuka sejak Senin, 24 Agustus 2015 dan akan berakhir Sabtu, 29 Agustus. Sebahagian besar dosen  yang mengikuti pelatihan Pekerti ini berasal delapan fakultas yang ada di Unsimar.

Kegiatan yang pertama kali digelar di Kampus Unsimar ini atas kerjasama dengan Universitas Tadulako (Untad), yang  dikelola Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPPMP), pada bagian Pusat Pengembangan dan Penjaminan Mutu Proses Pembelajaran, dengan pemateri 13 Dosen Untad yang bergelar status doctor dan profesor.

“Untad adalah salah satu Unversitas di Sulteng yang telah ditunjuk oleh Dikti Kemdiknas untuk melaksanakan pelatihan Pekerti ini. Dan kerjasama antara Untad dan Unsimar yang telah dibangun selama ini maka Untad menggeler pelatihan Pekerti untuk para dosen Unsimar,” ujar ketua panitia Pekerti dari Untad Adul Rahman, Kamis 27 Agustus.

Selama pelatihan ini, katanya, dosen  akan mengikuti beberapa kegiatan, antara lain pelatihan mengajar, pemahaman kurikulum, penyusunan SOP mengajar, hingga cara beretika dalam berhubungan dengan mahasiswa.”Kelulusan dari Pekerti ini akan menjamin seorang dosen tersebut untuk mengajar dan membimbing mahasiswanya,” katanya.

Menurutnya melakukan pengajaran dan bimbingan mahasiswa itu bukan sesuatu pekerjaan yang mudah, membutuhkan beragam pengetahuan dan kemampuan semisal pengendalian diri saat melakukan tatap muka.
Melalui Pekerti ini juga, akan diajarkan teknik dan cara menghadapi beragam sifat mahasiswa. Apabila ini telah dikuasai seorang dosen, katanya, akan memudahkan dalam pengembangan diri lainnya.Pelatihan Pekerti ini juga merupakan dasar utama bagi seorang dosen. Selain nantinya akan disahkan melakukan sistem pembelajaran dengan sertifikat Applied Approach (AA).

Sementara itu, sebelumnya Rektor Unsimar Kisman Lantang mengatakan, bahwa mulai tahun ini dosen Unsimar memiliki tanggung jawab yang besar. Apalagi Unsimar sebagai salah satu universitas terakreditasi di Sulteng, sehingga membutuhkan dosen-dosen yang profesional.

Oleh karena itu, setelah mengikuti pelatihan Pekerti ini, para dosen Unsimar diharap juga bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi dengan mengikuti pelatihan lanjutan Applied Approach (AA) sebagai syarat sertifikasi dosen sebagai dosen profesional. Ia juga berharap, semua dosen Unsimar yang mengikuti pelatihan Pekerti bisa lulus. (mg03)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization