Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Anak Usia Remaja di Parimo Mulai Divaksin COVID-19

VAKSIN - Salah satu anak usia remaja di Parimo tengah menjalani vaksinasi COVID-19. Foto : ASWADIN/PE

PALUEKSPRES, PARIMO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, menyebut antusias remaja untuk menjalani vaksinasi COVID-19 di sejumlah fasilitas kesehatan di daerah itu terus meningkat jelang pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.
“Remaja yang datang jalani vaksinasi ke Puskesmas khususnya remaja, semua karena keinginan mereka sendiri,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes Parimi, Fauziah Alhadad, kepada wartawan di Parigi, Jumat (10/9/2021).
Berdasarkan data Dinas Kesehatan terkait situasi vaksinasi di Parigi Moutong, terget vaksinasi remaja kata dia, sebanyak 49.742 orang, dan telah menjalani vaksinasi dosis pertama sebanyak 3.741 orang atau 7,52 persen dari sasaran.
Lanjut dia mengatakan, remaja yang telah menjalani vaksinasi ke dua sebanyak 48 orang atau 0.10 persen dari sasaran. Sehingga menurutnya, rata-rata remaja yang mendatangi Puskesmas untuk menjalani vaksinasi didampingi orang tua masing -masing. 
“Di Puskesmas Kasimbar saja sebanyak 100 lebih orang tua siswa tanpa paksaan menandatangani surat persetujuan agar anaknya mendapatkan vaksinasi,” ungkapnya.
Dia menilai keinginan orang tua agar anaknya mendapatkan vaksinasi karena mulai menyadari vaksin sangat penting untuk memberikan perlindungan kepada anak mereka agar tidak terpapar Covid-19.

“Apalagi PTM sebentar lagi akan dilaksanakan di Parigi Moutong, sehingga anak perlu mendapatkan vaksin. Di samping itu, karena ini merupakan program pemerintah,” ujarnya. Dijelaskannya, terkait persejutuan orang tua dengan surat pernyataan, tidak menjadi sebuah keharusan untuk disertakan ketika remaja akan menjalani vaksinasi. Sebab, pada dasarnya ketika masyarakat ingin mendapatkan vaksin, harus mendatangi fasilitas kesehatan seperti Puskesmas, sebelumnya harus menjalani screening terlebih dahulu.
Ia menambahkan, dari hasil pemeriksaan tersebut dan dianggap layak maka langsung dilakukan penyuntikan vaksin. Kemudian, sebaliknya apabila ada sesuatu hal yang tidak memungkinkan maka penyuntikan ditunda.
“Untuk remaja usia 12 sampai 18 tahun vaksin yang diberikan adalah Sinovac. Kemudian, di usia 18 tahun ke atas vaksinnya Moderna,” ujarnya. (asw/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital