Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

DPRD Minta Pemerintah Percepat Pembangunan Infrastruktur di Setiap Desa

Rapat paripurna penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi dengan agenda penjelasan atas Raperda APBD 2022 masa persidangan III tahun 2021. Foto: Aswadin/pe

PALUEKSPRES, PARIMO – DPRD Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) menggelar rapat paripurna penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi dengan agenda penjelasan atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022 pada masa persidangan III tahun 2021.

Rapat paripurna itu dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Parimo, Faisan Badja yang diikuti seluruh anggota DPRD dan dihadiri Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Zulfinasran bersama sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), bertempat di ruang aspirasi, Kamis (18/11/2021).

Juru bicara Fraksi Bintang Indonesia DPRD Parimo, Wayan Murtama menyampaikan, fraksi Bintang Indonesia berharap, Parigi sebagai ibukota kabupaten untuk bisa lebih baik lagi.

Selain itu kata dia, harus bebas dari sampah, dan penerangan lampu jalan di ibukota lebih baik, dengan menggunakan penerangan alternatif yang menggunakan tenaga surya, penertiban hewan ternak, memprioritaskan pemerataan pembangunan.

“Kami dari Fraksi Bintang Indonesia, berharap untuk menyampaikan kepada pemerintah mempercepat pembangunan infrastruktur yang belum tersentuh di setiap desa, seperti pengaspalan jalan lingkar Kecamatan Bolano ke Kecamatan Ongka dengan panjang kurang lebih 10 kilometer,” ujarnya.

Hal itu menurutnya, sangat dibutuhkan oleh dua kecamatan tersebut untuk mempermudah dan mempercepat pengangkutan hasil produksi pertanian dan perkebunan. Kemudian, pengaspalan jalan di Kotaraya Timur dan membuka pelayanan pengurusan Kartu Tanda Penduduk di Kecamatan Tinombo.

“Kami dari fraksi Bintang Indonesia mengimbau agar status bencana tersebut, dinyatakan tanggap darurat, agar menjadi perhatian khusus untuk Pemeruntah Provinsi maupun pusat,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga meminta dan berharap kepada pemerintah untuk membuat kebijakan membangun infrastruktur seperti, infrastruktur pendidikan, penanggulangan kemiskinan, kesehatan, dan penanggulangan bencana, agar dalam pelaksanaan pembangunan tetap menjalankan agenda dan fokus dengan program-program prioritas.

Pantauan media ini, seluruh fraksi DPRD menyetujui Raperda tersebut, untuk dibahas ditingkat selanjutnya. (asw/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital