Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Operasi Simpatik Menekan Angka Lakalantas

POSO, PE – Kepolisian polres Poso menggelar apel pasukan simpatik Tinombala 2017, ada sebanyak dua ratus anggota  gabungan TNI, Polri, Polisi Pamong Praja dan anggota Lalu Lintas Angkutan Jalan Raya (LLAJR) ikut dalam apel yang digelar di halaman Mapolres Poso, Rabu (1/3).

Apel gelar pasukan simpatik Tinombala 2017 ini, dipimpin langsung Kapolres Poso AKBP Bogiek Sugiyarto.

Kapolres  Bogiek menjelaskan operasi simpatik akan digelar selama 22 hari kedepan.
Sementara upacara gelar pasukan diadakan untuk mengetahui kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya.

Operasi ini untuk menekan pelanggaran dan angka kecelakaan berlalulintas di jalan raya.
Kata Bogiek, jumlah data pelanggaran lalu lintas kecelakaan yang terjadi di Indonesia pada tahun 2015 sejumlah 98.970 kejadian, sedangkan untuk tahun 2016 berjumlah 105.374  atau mengalami kenaikan menjadi 6 persen.

Untuk korban meninggal dunia pada 2015 mencapai 26.495 orang, dan ditahun 2016 meski mengalami penurunan 2 persen, jumlahnya mencapai 25.859 korban.

“Untuk luka berat tahun 2015 mencapai 26.840 orang dan tahun 2016 ada sebanyak 22.939 orang,” sebutnya.

Data korban luka ringan tahun 2015 sejumlah 110.714 orang, jumlah itu mengalami kenaikan pada 2016 sebesar 17 persen dengan total 129.913 orang.

“Sementara kerugian material di tahun 2015 mencapai Rp272.314.014.600, dan di tahun 2016 mencapai  Rp226.416.414.497,” sebutnya.

AKBP Bogiek Sugiyarto mengharapkan, agar anggota yang dilibatkan dalam operasi simpatik Tinombala 2017 ini, wajib mengupayakan untuk mencegah kecelakaan serta dapat membangun tertib berlalu lintas.

“Tentunya kami berharap, agar wajib mengupayakan pencegahan kecelakaan untuk membangun tertib berlalu lintas,” ungkap kapolres Poso di hadapan ratusan personil gabungan.

Kasat lantas Polres Poso IPTU Arsyad menjelaskan, nantinya dalam operasi ini sebanyak 41 personil gabungan polres Poso dari Shabara, POM, Intelejen dan Humas Polres Poso dilibatkan.

“Di operasi simpatik tahun ini, kami mengutamakan preventiv dan represif,” jelas Arsyad.

(fer/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital