Sabtu, 8 Agustus 2026

The Real Professor

Muhd Nur Sangadji/ foto: Ist/PaluEkspres

(Resepsi Akademik)

Oleh Muhd Nur Sangadji

Istilah ini sesungguhnya tidak pernah ada dalam nomenklatur jabatan akademik. Kemenristek Dikti nomor 164/M/KTP/2019, tentang penyebutan gelar atau jabatan akademik dosen sesuai jenjang jabatan dan pangkat. Ada lecturer, Assisten Professor, Associate Profesor dan full Professor.

Saya hanya membaca sematan “the real professor” ini pada postingan beberapa sahabat. Mereka mengalamatkannya kepada kolega yang baru saja ditetapkan sebagai profesor. Sebenarnya, termaktub makna sindiran seolah mau bilang, inilah profesor sesungguhnya. Pertanyaannya, apakah memang ada profesor yang tidak sesungguhnya? (baca; “the un-real professor”).

Entah mau dibandingkan dengan apa. Tapi, diksi “the real professor” itu bisa berkonotasi oposit. Seolah-olah benar, ada profesor yang tidak real (profesor abal-abal?). Boleh jadi, profesor yang proses pencapaiannya menyimpang. Misalnya menggunakan segala cara. Bersekongkol dengan berbagai pihak untuk peroleh apa yang menjadi syarat.Termasuk, memakai karya tulis predator atau plagiat.Membayar dengan mahal dan curang untuk penuhi semuanya. Pokoknya, yang penting prestise teraih.

*****

Boleh jadi, profesor “real” berubah “un-real” oleh perilaku menyimpang (devian behavior). Profesor, tapi perilakunya tidak pantas. Terlibat dalam berbagai sindikat tipu-tipuan. Menjadi otak atau ikut dalam berbagai kegiatan fiktif. Terlibat dalam tindak pidana korupsi (baca; merampok) dan sejenis keburukan lainnya. Kepada semua penyimpangan ini, seorang profesor layak dicabut status keprofesorannya. Dan, inilah “un-real” profesor itu. Bahkan, “the loosing professor”.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital