Minggu, 9 Agustus 2026

Dua Kecamatan di Morowali Hanya Satu Pendaftar Calon PPK

Komisioner Divisi Sosisalisasi, Pendidikan Pemilih dan SDM KPU Morowali Abdul Samad (tengah) menyampaikan sosialisasi mengenai tahapan pendaftaran PPK, PPS dan KPPS di Morowali. Foto: Istimewa

Minat masyarakat di Morowali menjadi anggota Pelaksana Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pemilu dan Pemilihan serentak 2024, sangat minim. Berdasarkan hasil rekapitulasi yang diterima media ini hingga hari ketiga pendaftaran, dua kecamatan di Morowali, jumlah pendaftarnya baru satu orang, yaitu di Kecamatan Bumi Raya dan Kecamatan Witaponda.
“Dua orang pelamar di masing-masing kecamatan Witaponda dan Kecamatan Bumi Raya sudah sampai di tahap meng-upload persyaratan, masih ada proses selanjutnya yaitu menunggu pengecekan berkas sebelum masuk pada proses penetapan berkas diterima. Intinya, minat jadi PPK Pemilu 2024 relatif masih rendah,” kata Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan SDM KPU Kabupaten Morowali Abdul Samad dihubungi media ini dari Palu, Rabu (23/11/2022).

Baca juga: Pekan Depan, KPU Jadwalkan Pendaftaran PPK dan PPS Mulai Dibuka

Samad menyampaikan, kecamatan yang tergolong tinggi peminat untuk menjadi PPK adalah di Kecamatan Bungku Tengah. Hasil rekapitulasi hingga hari ketiga sudah mencapai 15 orang. 10 orang proses meng-upload persyaratan dan 5 orang proses berkas diterima.

Disusul Menui Kepulauan 10 pelamar, 9 proses meng-upload persyaratan dan berkas diterima 1 orang. Bungku Selatan 6 orang dan seluruhnya masih di proses meng-upload persyaratan. Kemudian Bungku Barat, Bahodopi dan Bungku Pesisir masing-masing sebanyak 3 pelamar. Seluruhnya masih dalam proses meng-upload persyaratan. Bungku Timur 2 pelamar dan masih pada proses mengupload persyaratan.
Berdasarkan hasil rekapitulasi pendafataran calon anggota PPK tersebut, Samad mengakui minat warga untuk menjadi PPK masih cukup rendah. Dan, bukan kali ini saja terjadi kondisi seperti ini. Pada Pilkada lalu, minat masyarakat untuk menjadi PPK sangat rendah.
Makanya, untuk mengantisipasi kondisi di Pilkada tidak terulang di Pemilu dan Pilkada serentak 2024, KPU Morowali sudah masif mensosialisasikan jauh hari sebelum tahapan pendaftaran calon anggota PPK, PPS dan KPPK, baik melalui media sosial maupun melalui media website yang dikelola oleh KPU Morowali.
Bahkan menurut Samad, pihak KPU Morowali sudah bersurat ke setiap Pemerintah Kecamatan untuk berkolaborasi mengajak warga menjadi PPK di kecamatan tersebut. Karena masing-masing pendaftar PPK akan ditempatkan di kecamatan sesuai domisili KTP nya.
Adapun jumlah pelamar PPK yang sudah mendekati kuota 5 orang PPK setiap kecamatan jika merujuk rekapitulasi pendaftaran PPK pada hari ketiga yang sudah mencapai 44 orang.
“Jadi kurang tepat kalau total pendaftar PPK di Morowali kemudian dibagi sembilan kecamatan yang ada di Morowali, karena memang ada beberapa kecamatan, pendaftarnya baru satu orang dan penempatannya nanti sesuai KTPnya,” kata Samad menjawab pertanyaan media ini. (bid/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital