Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Waduh, Poso Krisis Dokter

POSO, PE – Anggota DPRD Poso, dr Samsu Alam menyoroti kelangkaan dokter umum di Kabupaten Poso. Dari total 23 puskesmas yang ada di kabupaten yang dipimpin oleh Bupati Darmin Sigilipu itu, hanya 8 puskesmas yang memiliki dokter umum.

Ditemui di ruang kerjanya, Senin, 13 Maret 2017, Samsu menegaskan bahwa  kekosongan dokter di hampir seluruh puskesmas yang ada di wilayah Kabupaten Poso yang sudah berlangsung lama, akan berdampak pada sulitnya rujukan pasien. Selain itu, kapitasi masyarakat yang menggunakan sistim jaminan kesehatan nasional (JKN), terpangkas 20 persen.

Terkait rujukan saat  ini katanya, laporan yang diterima dari sejumlah masyarakat hanya dikeluarkan  oleh perawat atau bagian administrasi puskesmas. Padahal secara aturan profesi, rujukan tidak bisa dikeluarkan selain dokter umum.

Ia menyarankan, keberadaan dokter umum di Poso yang tergolong sangat minim saat ini, sebaiknya segera disikapi oleh Pemerintah Daerah dengan memfokuskan pada program mendatangkan dokter umum. Sebab, mendatangkan dokter dinilai lebih banyak manfaatnya ketimbang mendatangkan artis yang membutuhkan anggaran yang tak sedikit.

“Anggaran untuk kebutuhan gaji dokter umum, jika dihitung senilai Rp5 juta per bulan, jika didatangkan sebanyak 10 dokter, jumlah dana pemda  yang dikeluarkan hanya sebesar Rp50 juta per bulan atau dikalikan per tahun hanya Rp600 juta dana yang dikeluarkan Pemda Poso,” ujarnya.

Akibat ketiadaan dokter seperti di Puskesmas Pendolo yang bangunannya telah direhab senilai Rp2 miliar, membuat pasien lebih banyak memilih berobat dan melakukan rujukan ke Kabupaten Luwu karena ditangani oleh dokter.
Menurutnya, Pemda harus koperatif melakukan langkah-langkah dengan tidak berharap pada dokter PTT yang programnya sudah dihapus.

Pemda sebaiknya segera mengambil langkah-langkah antisipasi dengan menindaklanjuti addendum kerjasama dengan pihak rumah sakit dan  fakultas kedokteran. Sebab jika lambat,  delapan dokter yang ada saat ini kemungkinan besar akan berkurang jumlahnya karena melanjutkan pendidikannya.

“Saya menyayangkan langkah-langkah pemda yang hanya berharap dokter PTT yang programanya sudah dihapus, kalau kita tidak bergerak seperti Kabupaten lain kasihan masyarakat,” sesalnya.

Ia juga menyentil pernyataan Kepala Dinas Kesehatan yang mengkuatirkan penggunaan tenaga dokter akan ada hal normatif yang akan dilanggar. Dalam pandangan Samsu, sebaiknya kekuatiran Kadis Kesahatan tak perlu terjadi tetapi lebih melihat pada kebutuhan dasar masyarakat.

Terpisah, Plt Kadis Kesehatan Kabupaten Poso, Isnain Karim, membenarkan Kabupaten Poso masih kekurangan dokter. Ia berjanji akan berupaya menambah jumlah dokter di wilayah Poso melalui program mendatangkan dokter, terutama dokter umum.

(fer/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital