Kamis, 21 Mei 2026

Kolaborasi Bappenas dan UI, Kepala DKP Sulteng Hadiri Nusantara Ocean Weeks di Jakarta

Kegiatan Nusantara Oceans Weeks di Jakarta, Selasa (9/7/2024). Foto: Istimewa

Jakarta, PaluEkspres.com – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulawesi Tengah (Sulteng)  menghadiri kegiatan “Nusantara Ocean Weeks: Svarnasamudra Conference”, Selasa (9/7/2024).

Kegiatan yang di DoubleTree Hotel Bintaro Jaya merupakan kolaborasi antara Bappenas dengan Universitas Indonesia dengan tema “Valorising Archipelagic Interconnectivity in Sustainable Development”.

Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk menghubungkan interaksi antar pemangku kepentingan dan pelaku pembangunan, dalam mewujudkan Indonesia selaku negara kepulauan terbesar di dunia dan menjadi pusat peradaban bahari.

Sementara itu, Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam (SDA) Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Vivi Yulaswati dalam sambutannya seperti dikutip dari ANTARA mengatakan, kekuatan maritim menjadi modalitas utama untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

“Kekuatan maritim akan menjadi modalitas utama untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Tentunya ditopang oleh peningkatan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia, yang pada tahun 2045 menjadi 6 terbesar (jumlah penduduk terbanyak) di dunia. Kemudian juga tentunya Indonesia sebagai mega biodiversity kedua terbesar, namun untuk ocean-nya adalah mega biodiversity ocean terbesar di dunia,” ujar Vivi pada Nusantara Ocean Week yang dipantau secara virtual, di Jakarta, Selasa (9/7/2024).

Dia menyebutkan, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki berbagai modalitas. Mulai dari adanya 17.504 pulau dengan 108 ribu kilometer (km) garis pantai, 6,4 juta km persegi luas total perairan Indonesia atau 65 persen dari total wilayah tanah air, 19 persen laut Indonesia sudah terpetakan atau belum tereksplorasi secara optimal, memiliki 29,2 juta hektare (ha) kawasan konservasi perairan, mempunyai 22,6 persen dari total luas mangrove dunia, serta 18 persen dari total luas terumbu karang dunia.

Kemudian juga produsen akuakultur terbesar kedua di dunia, 40 persen perdagangan dunia melalui Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI), 10,7 persen bagian dari alur pelayaran dunia, 69 persen pemerintah daerah berada di pesisir dan pulau-pulau kecil, kontribusi Produk Domestik Bruto (PDB) maritim terhadap PDB nasional pada tahun 2022 sebesar 7,92 persen, hingga 5,1 juta rumah tangga bergantung pada perikanan dan budi daya.

Secara historis, kekuatan maritim Indonesia pernah pula tercatat dalam sejarah Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit yang memanfaatkan kondisi geografis untuk mengembangkan sektor ekonomi maupun perdagangan. Peradaban budaya bahari dalam kehidupan masyarakat turut berkembang, terutama di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.

“Kekuatan maritim Indonesia tentunya perlu ditopang oleh positioning Indonesia sebagai ocean leadership, baik di tingkat kawasan maupun di tingkat global,” ujar Vivi.

Salah satu upaya penting untuk menjadi Indonesia sebagai negara maritim dalam konteks geoekonomi, bukan hanya sekadar konteks geografis, adalah mengubah cara pandang untuk mendukung pembangunan berbasis maritim.

Sejumlah perubahan paradigma tersebut mencakup orientasi pembangunan ke laut, pulau sebagai basis pembangunan kewilayahan, peningkatan literasi maritim dan budaya bahari, konektivitas laut antarpulau sebagai urat nadi, zona pelayaran utama untuk rantai pasok global, laut menjadi sumber daya produktif pembangunan berkelanjutan, geopolitik kawasan yang diapit banyak kepentingan, dan penegakan kedaulatan serta hak berdaulat sampai titik terluar.

“Kalau kita nggak ngapa-ngapain, business as usual, ya kita rugi-rugi sendiri. Oleh sebab itu, membangun kembali semangat bahari untuk mewujudkan peradaban maritim adalah tugas kita bersama,” kata dia lagi. (bid/paluekspres)

Analisis Statistik Lanjutan Mekanisme Eliminasi Simbol Mahjong Ways 2 Dalam Ekosistem Reel Berbasis RNG
Pembacaan Data Temporal dan Pola Sistem Interaktif Kini Dianggap Lebih Presisi dalam Memetakan Aktivitas Digital
Studi Perilaku Digital Terkini Mengungkap Pergeseran Strategi Pengguna dalam Ekosistem Interaktif Modern
Kajian Teoretis Evolusi Grid Mahjong Ways 2 Dalam Pembentukan Kombinasi Melalui Mekanisme Cascading Adaptif
Pendekatan Analitik Terhadap Dinamika Komposisi Reel Mahjong Ways 3 Pada Sistem Distribusi Simbol Adaptif
Tingkat Interaksi Konten Online Terus Meningkat Seiring Kehadiran Starlight Princess
Berbagai Komunitas Digital Mulai Aktif Membahas Tren Mahjong Ways di Era Modern
Aktivitas Online di Larut Malam Semakin Dikaitkan Dengan Meningkatnya Konten Bertema Mahjong
Fenomena Scroll Online yang Kerap Menampilkan Konten Mahjong Ways ke Permukaan
Perubahan Algoritma Platform Digital Membuat Konten Mahjong Ways Semakin Sering Muncul
Pengaruh Strategis Industri Perangkat Lunak Hiburan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Makro Dan Penyerapan Tenaga Kerja di Sektor Digital
Investasi Berkelanjutan Pada Infrastruktur Jaringan Menjadi Kunci Utama Dalam Menjaga Stabilitas Layanan Dan Kepercayaan Konsumen
Dinamika Algoritma Real Time Diklaim Meningkatkan Kompleksitas Pengalaman Bermain Dibanding Sistem Generasi Sebelumnya
Audit Rutin Perangkat Lunak Interaktif Modern Kini Dianggap Krusial Untuk Menjaga Transparansi Dan Kejelasan Sistem Secara Menyeluruh
Sistem Prediktif Berbasis Digital Membantu Pemain Memahami Peluang Lewat Data Real Time yang Terus Berkembang
Evolusi Infrastruktur Interaktif Berbasis Data Statistik Membuka Pengalaman Baru Bagi Para Pengguna Digital Modern
Transformasi Fitur Interaktif Pragmatic Play Dalam Membentuk Pengalaman Game Digital yang Lebih Modern
Ekosistem Platform Digital Mulai Bergeser Setelah Habanero Tampil Lebih Konsisten Dan Stabil
Kajian Mendalam Algoritma Statistik Membantu Mengungkap Struktur yang Lebih Dinamis Pada Ekosistem Digital Modern
Analisis Sistem Adaptif Mahjong Ways Dalam Menyikapi Evolusi Permainan Mesin Kasino di Era Digital