Buol, PaluEkspres.com — Kepanikan melanda Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, ketika gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,4 mengguncang wilayah itu pada Minggu malam (12/7/1026). Di tengah warga yang berlarian menyelamatkan diri menuju tempat yang lebih tinggi, seorang pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buol dilaporkan meninggal dunia, diduga akibat serangan jantung yang dipicu kepanikan.
Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buol, korban merupakan pasien yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit saat guncangan terjadi.
“Iya, yang meninggal pasien RSUD Buol. Karena panik, diduga mengalami serangan jantung,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Buol, Moh. Kachfi Mardjuni, kepada wartawan, Senin (13/7).
Meski kekuatan gempa tergolong sedang dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan tidak ada potensi tsunami, guncangan cukup kuat untuk merusak sejumlah bangunan publik dan fasilitas pelayanan masyarakat.
Kerusakan dilaporkan terjadi di sebagian ruang perawatan RSUD Buol, Kantor Inspektorat, Mal Pelayanan Publik, sebuah rumah makan di kawasan Leok II, serta beberapa rumah warga di Kelurahan Kali dan Leok II. Tim BPBD bersama aparat terkait masih melakukan pendataan untuk memastikan tingkat kerusakan secara menyeluruh.
Ketika kepanikan menyebar, sebagian warga memilih meninggalkan rumah mereka dan berlari menuju daerah yang lebih tinggi di sekitar kompleks Kantor Bupati Buol. Meski tidak ada ancaman tsunami, minimnya informasi pada saat-saat awal setelah gempa membuat banyak warga memilih mengutamakan keselamatan.
BPBD menyebut kebutuhan mendesak pascagempa meliputi tenda pengungsian, obat-obatan, makanan siap saji, selimut, perlengkapan bayi, pakaian bagi lansia, genset, terpal, hingga bantuan untuk perbaikan rumah warga yang mengalami kerusakan.
Hingga Senin pagi, situasi di Buol dilaporkan mulai berangsur normal. Sebagian besar warga telah kembali ke rumah masing-masing, namun pemerintah daerah tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan gempa susulan.
Gempa terjadi pada Minggu malam sekitar pukul 21.46 Wita dengan pusat berada sekitar 37 kilometer di timur laut Buol pada kedalaman 10 kilometer. BMKG menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi memicu tsunami, namun tetap mengingatkan masyarakat agar mengikuti informasi resmi dan menghindari bangunan yang mengalami kerusakan sebelum dinyatakan aman oleh petugas.






