Sabtu, 8 Agustus 2026
News  

Berduka atas Wafatnya Jusuf Manggabarani, Mentan Amran Melayat Tengah Malam

Jakarta, PaluEkspres.com – Negeri ini dikejutkan dengan berita wafatnya salah satu tokoh kepolisian, Jusuf Manggabarani, Selasa 20 Mei 2025. Berita itu menjadi duka bagi bangsa yang tengah memperingati Hari Kebangkitan Nasional.

Kedukaan yang mendalam ini juga dirasakan oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia Andi Amran Sulaiman. Mentan Amran yang setelah shalat Ashar bertolak ke Kalimantan Selatan untuk acara internal keluarga langsung kembali ke Jakarta dan bergegas menuju tempat persemayaman mendiang Bapak Brimob ini di kawasan Kompleks Latihan Brimob di Cikeas Udik.

Tiba tepat pukul 12 dini hari, Owner Tiran Group ini langsung menyampaikan ungkapan dukanya kepada keluarga mendiang yang diwakili oleh Erwin Aksa.

Mentan Amran lalu mendekati peti jenazah yang berbalut kalimat tauhid dan diatasnya dilapisi lagi dengan sang saka Merah Putih. Di sudut peti jenazah ini berdiri empat personil Brimob menjaga dengan persenjataan lengkap dan bergantian setiap dua jam. Sembari duduk laksana duduk di antara dua sujud, Mentan yang akrab disapa AAS ini menangkupkan tangan memanjatkan doa untuk kelapangan almarhum di alam kubur dan semoga dosa-dosanya diampuni Allah Swt.

Setelah mendoakan almarhum, Ketua Umum IKA Unhas ini menyempatkan diri berbincang dengan Erwin Aksa sekaligus menghibur keluarga almarhum yang ada di dekatnya.

Sekitar 45 menit Ketua Umum BPP KKSS dan juga Koordinator Presidium Himpuni ini berada di rumah duka. Meski dalam keadaan lelah setelah penerbangan PP ke Kalsel, namun kepergian mantan Wakapolri ini membuatnya harus menguatkan diri untuk melayat dan menghibur keluarga yang ditinggalkan.

Melayat orang meninggal atau bertakziah memiliki banyak keutamaan, baik bagi yang melayat maupun bagi keluarga yang ditinggalkan. Melayat dapat memberikan penghiburan, dukungan, dan rasa kebersamaan. Selain itu, melayat juga mengingatkan kita tentang kematian dan pentingnya mempersiapkan diri untuk akhirat.

Komjen. Pol. (Purn.) Jusuf Manggabarani (11 Februari 1953 – 20 Mei 2025) sendiri adalah seorang Purnawirawan Polri yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia mendampingi Jenderal Timur Pradopo.

Jusuf lahir dari pasangan Andi Hasan Manggabarani dan Andi Mani Intan. Jusuf merupakan lulusan Akabri tahun 1975. Beliau merupakan putra daerah Sulawesi Barat yang berasal dari Polewali Mandar.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital