Qodari Paparkan Fakta-fakta Baik MBG: Jumlah Siswa Lapar Berkurang Signifikan di Sekolah
Hasil riset Bappenas menunjukkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan dampak nyata terhadap kondisi siswa di sekolah, mulai dari menurunnya angka kelaparan, meningkatnya konsumsi gizi, hingga dampak ekonomi bagi pelaku usaha lokal.
📉 Siswa Lapar Turun Tajam
Sebelum MBG berjalan, lebih dari separuh siswa Indonesia mengaku merasa lapar saat mengikuti pelajaran. Setelah program diterapkan, angka tersebut turun drastis.
Siswa Lapar Saat Belajar
Siswa Kenyang Saat Belajar
💬 Apa Kata Qodari?
🍎 Kualitas Gizi Meningkat
MBG juga meningkatkan kualitas asupan gizi anak Indonesia. Konsumsi buah dan protein hewani melonjak signifikan.
Konsumsi Buah
Protein Hewani
💰 Dampak Ekonomi Positif
86%
Pemasok MBG mengaku mengalami kenaikan omzet usaha.
62%
Pemasok berasal dari UMKM lokal.
18%
Pemasok berasal dari koperasi.
14%
Pemasok berasal dari tingkat provinsi.
🏫 Pelaksanaan Program di Sekolah
93%
Sekolah menyatakan pelaksanaan MBG berjalan dengan baik.
96%
Menu inti MBG seperti nasi, protein, dan sayuran telah terpenuhi.
— Muhammad Qodari, Kepala Bakom RI






