Sabtu, 8 Agustus 2026
News  

Pemprov Siapkan Sarasehan Kelompok Nelayan Se-Sulteng, DKP Siapkan Konsep Kapal Pengiring

Gubernur Sulteng Anwar Hafid dalam rapat bersama Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulteng, Moh. Arif Latjuba, dan jajaran, di ruang kerja Gubernur, Sabtu (12/7/2025). Foto: Biro Adpim

Palu, PaluEkspres.com – Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid, tengah menyiapkan penyusunan program kesejahteraan nelayan berbasis kebutuhan riil di lapangan. Kebutuhan riil tersebut diperoleh melalui sarasehan atau pertemuan besar, menghadirkan perwakilan kelompok nelayan dari seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Tengah sebagai langkah mempercepat implementasi program unggulan BERANI Tangkap Banyak.

Program Kesejahteraan Nelayan ini merupakan bagian dari program prioritas Pemprov Sulteng untuk memperkuat sektor kelautan dan perikanan, sekaligus mengakselerasi pengentasan kemiskinan di wilayah pesisir.

“Dari sekarang hingga 2029, saya ingin program ini benar-benar berdampak bagi nelayan. Kita harus tahu berapa kelompok nelayan aktif dan berapa kapal tangkap yang dibutuhkan,” kata Gubernur Anwar Hafid dalam rapat bersama Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulteng, Moh. Arif Latjuba, dan jajaran, di ruang kerja Gubernur, Sabtu (12/7/2025).

Menurut Anwar Hafid, dua kebutuhan utama yang paling mendesak saat ini adalah kapal pelingkar (purse seine) dan kapal penangkap tuna. Untuk itu, Pemprov sedang menyusun rencana pengadaan kapal tangkap secara bertahap dalam lima tahun ke depan, dimulai pada 2026.

Gubernur menilai, sebelum kapal disiapkan, penting untuk mendengar langsung suara nelayan melalui forum konsultatif yang terbuka dan terstruktur. Ia ingin memastikan bahwa setiap keputusan benar-benar lahir dari kebutuhan masyarakat nelayan, bukan sekadar pendekatan dari atas ke bawah.

“Kita perlu tahu apa yang paling dibutuhkan nelayan kita, jenis armada seperti apa yang cocok, dan pola pendampingan seperti apa yang mereka butuhkan. Kalau bisa, forum ini juga melibatkan pihak kementerian dan praktisi perikanan,” ujar Gubernur.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulteng, Moh. Arif Latjuba, juga melaporkan pengembangan sistem logistik ekspor untuk meningkatkan daya saing produk perikanan, terutama tuna dan cakalang. Salah satu konsepnya adalah kapal pengiring agar hasil tangkapan tiba di pelabuhan maksimal lima hari sebelum diekspor ke Jepang. Gubernur mendukung penuh langkah ini dan mendorong uji coba segera dilakukan.

Perundingan Gencatan Senjata Berlangsung, Israel Terus Lancarkan Serangan Brutal
Program BERANI Tangkap Banyak juga disiapkan dengan pola pemberdayaan, termasuk dukungan operasional awal bagi nelayan kecil seperti BBM, logistik, dan akses pasar. Dukungan ini bersifat stimulus agar nelayan bisa mandiri.

Gubernur menekankan pentingnya data kelompok nelayan berbasis wilayah dan kolaborasi lintas OPD, agar program berjalan tepat sasaran dan berdampak langsung ke masyarakat pesisir. (bid/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital