Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Disayangkan, Polisi Rame-rame Berfoto dengan Mayat Korban Begal

PALU EKSPRES, LAMPUNG – Tindakan Polda Lampung berfoto dengan lima mayat terduga pelaku begal direspons penyelidikan oleh Mabes Polri. Pasalnya, sebagian masyarakat menganggap foto yang tersebar di media sosial itu tidak manusiawi.

“Awalnya satuan reserse bernama Tekad 308 Polda Lampung tengah menyelidiki kasus begal yang terjadi di sana,” kata Karo Penmas Polri, Brigjen Pol Rikwanto, menjelaskan kronologis foto itu.

Tim Tekad 308 menelusuri jejak pelaku pembegalan yang diduga bekerja secara berkelompok. Lima penyamun itu, ujar Rikwanto, biasa menggunakan dua motor. Masing-masing motor ditumpangi dua dan tiga pelaku.

“Kalau dua orang atau tiga orang itu beraksi, bisa dapat tiga motor,” terang Rikwanto.

Setelah menemukan waktu yang tepat, polisi mengejar dan menangkap komplotan asal Jabung, Lampung Timur, itu pada Sabtu dinihari (1/4/2017).

Namun, upaya tersebut mendapat perlawanan dari para pelaku sekira pukul 02.15 WIB. Baku tembak tak terelakkan di Jembatan Layang Srengsem, Panjang, Bandar Lampung.

Lanjut Rikwanto, akhirnya para pelaku dilumpuhkan dengan tembakan mematikan. Lima begal itu tertembak di sejumlah bagian vital dan tewas dalam perjalanan

Aparat Polda Lampung sempat melarikan mereka ke Rumah Sakit Polri tetapi nyawa mereka tidak tertolong sebelum tiba di RS.

“UGD juga mengecek, ternyata (pelaku) sudah meninggal. Kemudian diarahkan ke kamar jenazah,” tutur Alumni Akpol 1988 itu.

Saat tiba di depan kamar jenazah pukul 03.00 WIB, lanjut Rikwanto, ternyata ruangan dalam kondisi terkunci. Kemudian, sesampainya di Rumah Sakit, Ruang jenazah baru dibuka pukul 05.00 WIB.

“Saat bersamaan, jenazah masih di mobil dan ada darah menetes. Agar mobil tidak menumpuk (berceceran darah), jasad pelaku dipindahkan ke kamar jenazah dan disimpan dulu di rerumputan taman di sana,” jelas Rikwanto.

Spontan saja salah satu aparat berinisiatif untuk mengabadikan momen dan diikuti petugas yang lainnya.

“Yang lain secara spontan (ikut berfoto). Tidak ada koordinasi ikut-ikutan ambil foto,” klaimnya.

(Fajar/PE)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital