Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Memalukan Banget, Kepala Dinas ESDM Kena OTT Usai Ikut Acara Penandatanganan MoU Dengan KPK

PALU EKSPRES, MEDAN – Tim Sapu bersih pungutan liar (Saber Pungli) Polda Sumatera Utara (Sumut) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap oknum pejabat nakal.

Kali ini Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumut, Eddy Saputra Salim diamankan, usai menerima uang yang diduga suap dari pelaku bisnis tambang. Disinyalir uang suap itu untuk izin pertambangan galian C.

Informasi yang dihimpun Sumut Pos (Jawa Pos Group), OTT itu terjadi sesaat Pemprov Sumut usai melakukan acara penandatanganan komitmen dan Rapat Koordinasi, Supervisi Pencegahan dan Penindakan Korupsi Terintegrasi bersama Komisi Pemberantasan Korups (KPK), Kamis (6/4).

Acara yang berlangsung di Aula Martabe Kantor Gubernur Sumut itu juga dihadiri oleh Eddy Saputra Salim. Bahkan pimpinan KPK, Basaria Panjaitan juga ikut melakukan tanda tangan pada acara itu.

Selain Basaria, juga hadir Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri Sri Wahyuningsih, dan lainnya tersebut.

Pada OTT yang berlangsung sejak pukul 13.00 WIB itu, Tim Saber Pungli dipimpin Direktur Intelijen Polda Sumut Kombes Dedy Kusuma. Jajaran tersebut menangkap itu, Eddy Saputra Salim bersama dua pemohon izin galian C, Dora Simanjuntak dan Suherwin.

Selain ketiganya, dikabarkan ada empat orang lainnya yang juga ikut diamankan tim Saber pungli Polda Sumut. Mereka adalah Atriawati dan Erix Estrada (Staf Umum Dinas ESDM), Suryani Tambunan (Staf Pengusahaan Dinas ESDM), dan Putra (konsultan swasta).

Sementara barang bukti yang diamankan OTT oleh tim Saber pungli Polda Sumut tersebut tas hitam berisi uang kontan Rp 14.900.000 diduga sebagai suap kepada Eddy Saputra dan uang Rp 25.000.000 lagi yang dibawa keduanya, selanjutnya dua lembar surat persetujuan dokumen.

“Kita menangkap beliau karena menerima sesuatu dari seseorang. Dugaan sementara terkait kasus izin pertambangan,” ungkap Direktur Intelijen Polda Sumut Kombes Dedy Kusuma.

(bal/JPG/PE)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital