Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Potensi Perikanan Sulteng Bisa Mengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan

Potensi Perikanan Sulteng Bisa Mengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan

Palu, PaluEkspres.com – Potensi kelautan dan perikanan Sulawesi Tengah (Sulteng) sangat menjanjikan untuk mengakselerasi ekonomi daerah. Luas wilayah perairan 74.452,37, panjang garis pantai 7.010,6 km, luas kawasan konservasi 1.338.291,83 ha, jumlah desa pesisir 948 desa dan dengan jumlah nelayan 94.887 orang dan 59.532 orang pembudidaya ikan/udang, menjadi sumber daya penopang untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah.

Namun besarnya potensi tersebut tidak saja menjadi menjadi hal yang selalu harus dibanggakan, tetapi lebih dari menjadi tantangan sekaligus peluang bagaimana upaya semua elemen stakeholder terkait untuk dapat memberikan kontribusi yang lebih nyata. Kontribusi tersebut tidak saja untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi pada sektor kelautan dan perikanan dengan berpatokan pada pembangunan yang berkelanjutan.

“Ini membutuhkan sinergitas dari kita semua, khususnya nelayan yang menjadi pelaku utama, hal yang menjadi tujuan dalam pelaksanaan kegiatan ini agar kita dukung sepenuhnya,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulteng saat memaparkan materinya pada Rembuk Nelayan Kabupaten Parigi Moutong, Selasa (16/12/2025), di Parigi.

Kegiatan yang mengangkat tema Arah Kebijakan Pembangunan Sektor Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulteng tersebut, dibuka oleh Bupati Parigi Moutong (Parimo) H. Erwin Burase.

Sejumlah persoalan yang ditemukan di lapangan saat ini seperti ilegal fishing, menjadi tantangan tersendiri dalam pengawasan sumberdaya kelautan dan perikanan. Sehingga perubahan perilaku dan pola pikir masyarakat nelayan yang hanya bersifat jangka pendek dengan melakukan perusakan ekosistem pesisir, harus ditindak tegas.

Dalam dialog juga berkembang beberapa argumen pelaku usaha yang menginginkan tindakan hukum yang berat bagi pelaku destructive fishing agar dapat memberikan efek jera.

Isu penjualan bantuan pemerintah daerah juga menjadi contoh buruk perilaku masyarakat terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat dan mengembangkan usaha masyarakat nelayan dalam memanfaatkan potensi perikanan Sulteng tersebut. Sehingga, poin poin yang telah didiskusikan dan disepakati dalam pertemuan ini, diharapkan akan menjadi solusi yang dapat memenangkan semua pihak. (bid/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital