Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Gempabumi Tektonik M6,7 di Palu, Plafon Auditorium Gedung Untad Ambrol

Palu, PaluEkspres.com – Gempabumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Kota Palu dan sekitarnya pada Selasa (16/6/2026).

Berdasarkan hasil analisis BMKG, episenter gempabumi ini terletak pada koordinat 1,03° LS ; 120,24° BT, atau tepatnya berlokasi di darat 42 km tenggara Palu, Sulawesi Tengah pada kedalaman 10 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan turun ( normal fault ).

Guncangan gempabumi ini menyebabkan Gedung Auditorium Univesitas Tadulako (Untad) rusak. Gedung yang sementara digunakan salah satu sekolah di Kota Palu melaksanakan prosesi penamatan siswa siswinya, plafon bangunan ambrol. Media ini belum memperoleh keterangan resmi mengenai korban akibat insiden plafon Gedung auditorium yang ambrol.

Tim Basarnas Palu sementara dikerahkan untuk membantu penanganan para pengunjung pada kegiatan penamatan siswa tersebut.

Untuk diketahui, berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap) dan hasil observasi instrumentasi, gempabumi magnitudo 6,7 ini dirasakan dengan: Skala intensitas VI-VII MMI di Palu; Skala intensitas V-VI MMI di Sigi;  Skala intensitas III MMI di Polewalimandar, Mamasa, Mamuju, Pasang Kayu, serta Skala intensitas II-III MMI di Pinrang,  Pare-Pare, Pohuwatu, Boalemo, Kab. Gorontalo Utara, Kab. Gorontalo, Luwu Utara. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Hingga pukul 11.20.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 9 aktivitas gempa bumi susulan ( aftershock ), dengan magnitudo terbesar M5,1.

BMKG akan terus memonitor perkembangan aktivitas gempa bumi susulan, dampak gempa bumi ini, serta segera menginformasikan kepada stakeholder, media dan masyarakat. Info lebih lengkap akan disampaikan pada saat update Press Conference. (bid/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital