Rabu, 23 September 2026

Pemerintah Tuntaskan Kewajiban Surat Utang Penanganan Krisis 1998

JAKARTA, PALUEKSPRES.COM — Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah telah resmi menuntaskan pembayaran utang obligasi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) kepada Bank Indonesia (BI).

Menurutnya, pelunasan tersebut dilakukan pada 24 Agustus 2026, sekaligus menandai berakhirnya kewajiban pemerintah atas penerbitan obligasi penanganan krisis moneter yang terjadi hampir tiga dekade lalu.

“Pada akhir bulan lalu, kita telah berhasil menyelesaikan pembayaran utang obligasi BLBI kepada Bank Indonesia,” ujar Suahasil dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (22/9).

Ia menjelaskan, ketika krisis moneter melanda Indonesia pada 1997–1998, pemerintah menerbitkan obligasi BLBI senilai Rp218,3 triliun sebagai respons cepat untuk penyelamatan sistem keuangan. Obligasi tersebut kemudian tercatat sebagai utang pemerintah kepada BI dan selama ini dilunasi secara bertahap.

Suahasil melanjutkan, utang tersebut dilunasi menggunakan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berasal dari surplus operasi BI, yang memang disetorkan kepada pemerintah.

Sesuai Pasal 62 Undang-Undang (UU) Nomor 3 Tahun 2004 tentang Bank Indonesia, pemerintah berhak menerima sisa surplus hasil kegiatan BI setelah bank sentral memenuhi kebutuhan cadangan tujuan dan cadangan umum. Sisa surplus tersebut kemudian dicatat pemerintah sebagai PNBP yang berasal dari Kekayaan Negara yang Dipisahkan (KND).

Berdasarkan data Kementerian Keuangan per 31 Agustus 2026, PNBP dari KND yang berasal dari surplus operasi BI tercatat sebesar Rp55 triliun.

“Nah penerimaan negara bukan pajak yang berasal dari surplus BI seperti ini, itu digunakan untuk membayar utang yang dibuat ketika penanganan krisis dulu,” ujar Suahasil.

“Dengan demikian, kita betul-betul menutup lembaran sejarah penerbitan obligasi penanganan krisis tahun 1997-1998 yang diselesaikan di masa pemerintahan Bapak Presiden Prabowo Subianto,” imbuhnya.

Meski kewajiban kepada BI telah tuntas, Suahasil mengatakan bahwa kondisi tersebut tidak mengurangi hak tagih negara terhadap para obligor maupun debitur BLBI.

Penagihan atas kewajiban tersebut, lanjutnya, tetap dilakukan pemerintah melalui Kementerian Keuangan, khususnya Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), setelah Satuan Tugas BLBI berakhir pada akhir 2024.

“Jadi saya sekaligus pada saat ini ingin menyampaikan bahwa pemerintah akan terus melanjutkan penagihan kewajiban kepada debitur dan obligor tersebut karena pemerintah punya hak tagih. Tetapi, hubungan antara pemerintah dengan Bank Indonesia sudah selesai,” tegas dia.

Suahasil juga menyebut penyelesaian kewajiban tersebut menjadi pembelajaran penting bagi perekonomian Indonesia sekaligus bagi pengelolaan kebijakan makroekonomi nasional.

“Ini menjadi pembelajaran yang luar biasa bagi perekonomian Indonesia, bagi kebijakan makroekonomi Indonesia, sehingga menjadi catatan sejarah dan ditutup,” pungkasnya.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam