Sabtu, 26 September 2026

Zainal Arifin Mochtar: Indonesia Tak Bisa Berharap pada Satu Orang untuk Berubah

MAKASSAR, PALUEKSPRES.COM – Indonesia tidak bisa berharap pada satu orang untuk melakukan perubahan. Perubahan membutuhkan gerakan bersama, termasuk kontrol masyarakat terhadap pemerintah agar kekuasaan tetap berjalan sesuai konstitusi.

Pandangan itu mengemuka dalam diskusi publik bertema “Konstitusi Dikorupsi, Patronase Oligarki, dan Bahaya Senjata Hukum Beracun RUU Perampasan Aset” yang digelar di Hotel Mercure Makassar, Jumat (26/9/2026).

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof Zainal Arifin Mochtar, mengatakan salah satu kekeliruan masyarakat selama ini adalah menganggap perubahan Indonesia hanya bisa digerakkan oleh satu orang yang berada di puncak kekuasaan.

Zainal yang akrab disapa Ucheng itu menegaskan Indonesia tidak dibangun oleh satu orang. Karena itu, pergantian pemimpin tidak otomatis menyelesaikan persoalan bangsa.

“Memangnya kalau Anies Baswedan menang besok, Indonesia tiba-tiba jadi bagus? Gak juga. Emangnya kalau Anies menang besok Indonesia jadi Baldatun thoyyibatun wa rabbun ghofur? Gak juga,” tandas Zainal.

Hal yang sama, kata dia, berlaku jika pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD menjadi presiden dan wakil presiden. Pergantian figur di pemerintahan tidak serta-merta membuat persoalan hukum di Indonesia selesai.

“Atau saat Ganjar dan Mahfud MD jadi Presiden lalu hukum di negara ini bisa berdiri tegak. Tidak,” katanya.

Menurut Zainal, perubahan tetap membutuhkan orang-orang yang berada di luar kekuasaan untuk terus melakukan kontrol dan perlawanan ketika kebijakan pemerintah dinilai menyimpang.

“Jadi tetap dibutuhkan orang yang mau melakukan perlawanan, melakukan kontrol terhadap pemerintah agar berjalan benar,” tegasnya.

Indonesia Dinilai Mengalami Stagnasi

Pandangan mengenai pentingnya gerakan bersama juga disampaikan Ubedilah Badrun, dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan pengamat publik.

Ubedilah menilai Indonesia cenderung mengalami stagnasi dalam perkembangannya sebagai negara berkembang. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah masih banyaknya kasus korupsi.

Dia membandingkan kondisi Indonesia dengan sejumlah negara yang mengalami perubahan besar dalam beberapa dekade terakhir, salah satunya Korea Selatan.

Menurut Ubedilah, Korea Selatan mampu mengalami perkembangan yang luar biasa dalam kurun sekitar 25 tahun. Padahal, sebelumnya negara tersebut pernah berada dalam kondisi ekonomi yang sangat buruk dan menghadapi persoalan korupsi dalam pemerintahan.

Ubedilah khawatir Indonesia justru mengalami penurunan dalam perkembangannya apabila persoalan korupsi tidak mampu ditangani secara serius.

Namun, dia menegaskan perubahan tetap mungkin dilakukan. Salah satu kekuatan yang menurutnya dapat menjadi motor perubahan adalah generasi muda.

Ubedilah menyebut komposisi generasi muda Indonesia sangat besar. Menurutnya, Generasi Z mencapai sekitar 27 persen dan generasi milenial sekitar 25 persen dari total penduduk Indonesia yang kini lebih dari 300 juta jiwa.

Jika angka tersebut dilihat sebagai energi sosial, kata Ubedilah, Indonesia sebenarnya memiliki potensi kekuatan perubahan yang sangat besar.

“Jadi kalau pakai logika energi sosial maka saat ini adalah momentum yang sangat dahsyat untuk terjadinya ledakan pemuda. Ada 52 persen kaum muda,” ujarnya.

Namun, dia mempertanyakan mengapa kekuatan demografi tersebut belum terlihat sebagai gerakan perubahan yang besar.

“Pertanyaannya kenapa anak muda nggak meledak?” tandasnya.

Kritik terhadap Representasi Anak Muda

Dalam diskusi tersebut, Ubedilah juga menyoroti bagaimana representasi anak muda dibentuk selama pemerintahan Presiden Joko Widodo yang berlangsung selama 10 tahun.

Menurut dia, pemerintahan Jokowi telah membentuk citra tertentu mengenai representasi anak muda, yang kemudian diasosiasikan dengan sosok Gibran Rakabuming Raka.

Ubedilah menilai representasi anak muda seharusnya tidak berhenti pada persoalan usia atau posisi politik, tetapi juga berkaitan dengan karakter, keberanian, dan kemampuan generasi muda memperjuangkan cita-cita ideal dalam kehidupan bernegara.

“Rezim pemerintahan Jokowi selama 10 tahun membentuk citra bahwa representasi anak muda itu seperti penampakan Gibran. Bukan berorientasi kepada anak muda yang memiliki kekokohan jiwa dalam mewujudkan cita-cita ideal bernegara,” kata Ubedilah.

Dia juga mengkritik sejumlah kebijakan dan program pendidikan yang menurutnya turut memengaruhi pembentukan karakter generasi muda.

Ubedilah menyebut program Revolusi Mental dan Kurikulum Merdeka sebagai bagian dari kebijakan yang menurutnya tidak berhasil membentuk karakter anak muda sebagaimana yang dia harapkan.

“Pengrusakan itu dilakukan melalui program Revolusi Mental yang tak jelas dan Kurikulum Merdeka,” ujarnya.

Perubahan dan Peran Anak Muda

Pandangan bahwa perubahan membutuhkan keterlibatan banyak orang juga mendapat perhatian dari wartawan senior Hazairin Sitepu.

Menurut Hazairin, sejarah Indonesia menunjukkan bahwa berbagai perubahan penting justru banyak digerakkan oleh kaum muda.

Karena itu, dia menilai generasi muda memiliki posisi penting dalam menentukan arah perubahan Indonesia ke depan.

Sejarah pergerakan Indonesia, kata Hazairin, tidak bisa dilepaskan dari peran anak muda. Gerakan kebangsaan, perjuangan kemerdekaan, hingga berbagai perubahan politik di Indonesia memiliki jejak keterlibatan generasi muda.

Diskusi di Makassar tersebut pada akhirnya mempertemukan satu gagasan utama dari tiga pembicara: perubahan Indonesia tidak cukup hanya menunggu hadirnya seorang pemimpin baru.

Zainal menekankan pentingnya kontrol terhadap kekuasaan. Ubedilah melihat besarnya potensi energi sosial generasi muda. Sementara Hazairin mengingatkan kembali posisi anak muda dalam sejarah perubahan Indonesia.

Dengan demikian, perubahan tidak hanya dipahami sebagai pergantian orang di dalam pemerintahan, tetapi juga sebagai proses sosial yang membutuhkan keterlibatan masyarakat untuk terus mengawasi, mengkritik, dan memastikan kekuasaan berjalan sesuai dengan prinsip konstitusi.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam