Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Akhirnya, Penista Agama Islam Itu Dipenjara

terdakwa korupsi

PALU EKSPRES, MEDAN – Masyarakat Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), terutama umat muslim sudah merasa lega, setelah aparat kepolisian dengan cepat merespons laporan masyarakat tentang adanya ada dugaan penistaan agama oleh salah seorang pengguna akun media sosial (medsos) facebook, yakni Anthony Hutapea.

Dia dilaporkan oleh Gerakan Anti Penistaan Agama Islam (GAPAI) Sumut melaporkannya ke Polrestabes Medan, Jumat (14/4). Pengusaha kafe dan transportasi ini dilaporkan karena telah menghina Nabi Muhammad SAW dalam akun Facebook-nya.

Atas laporan GAPAI itu, akhirnya pengusaha yang bermukim di Perumahan Bukit Hijau Residence (BHR), Jalan Setia Budi Medan ditangkap petugas pada Sabtu (15/4).

“Tersangka AH menistakan agama Islam di medsos sehingga meresahkan umat Islam. Polisi bersama jajaran, mengatensi kasus ini dan bertindak cepat menindaklanjuti kasus itu,” kata Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Sandi Nugroho seperti dilansir Sumut Pos, Selasa (18/4).

Atas perbuatannya, kata Sandi, Anthony Hutapea dijerat dengan Pasal 45 ayat (2) jo Pasal 28 ayat (2) UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE atau Pasal 156 huruf a KUHPidana.

Dalam kesempatan yang sama, Anthony sang penista agama menyatakan dirinya meminta maaf atas perbuatannya. “Apa yang saya buat ini saya terjebak dalam satu hal yang saya tidak mengerti. Kakak saya ada yang muslim, mertua saya. Dalam hal ini, saya ingin kepada semua umat muslim bisa memaafkan saya,” ucapnya.

Dia mengaku tidak sadar telah terjebak dalam diskusi di Facebook. “Di dalam kolom-kolom itu ada diskusi Islam-Kristen yang saya masuk ke dalam itu, dan saling menghujat. Ternyata saya terjebak di situ,” sebutnya.

Di pihak lain,  Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan, Mohammad Hatta mengatakan, pihaknya akan mengawal kasus ini. “Kami ingin Polisi juga menangani kasus serupa yang marak di medsos. Untuk masyarakat kami minta untuk memercayakan kasus ini kepada polisi. Jadi jangan terpancing dengan perilaku orang tak sehat,” harap Hatta.

Sedangkan Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Medan Abdul Haris Harahap menyampaikan apresiasi dan terimakasih terhadap Kapolrestabes Medan karena dengan cepat merespons permasalahan ini. “Diimbau kepada masyarakat Kota Medan khususnya, umat muslim agar jangan terprovokasi, mari kita berpikir secara rasional dan kita serahkan kepada aparat kepolisian untuk menangani kasus ini,” ujarnya.

Dengan ditangkapanya Anthony, Kordinator GAPAI Sumut, Ustaz Heriansyah, pun menyampaikan apresiasi kepada Kapolrestabes Medan. “Saya menjamin bahwa GAPAI akan bersama sama mengawal, mengawasi kasus ini ditangani oleh pihak Kepolisian, apapun terkait penistaan agama ini tidak bisa dilakukan di NKRI,” ungkapnya.

Sementara itu postingan dari akun Anthony sudah tidak ditemukan lagi, karena sudah dihapus. Pengamat IT/media sosial di Sumut, Adrian agar postingan dapat didapatkan lagi, penyidik tentu harus mengetahui email dan password si pengguna facebook. Selanjutnya, barulah dapat dimunculkan kembali akun yang dihapus tersebut dan diketahui juga dimana menguploadnya.

(mag-1/JPG/PE)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital