Minggu, 30 Agustus 2026
Palu  

Dewan Desak BPD Palu Terapkan e-Tax

PALU EKSPRES, PALU – Komisi B DPRD Palu mendesak Badan Pendapatan Daerah (BPD) Kota Palu segera menerapkan pola penagihan pajak daerah menggunakan elektronik Tax (e-Tax).

Pola yang menggunakan teknologi informasi ini dinilai mempermudah BPD mematau transaksi omset wajib pajak. Sekretaris Komisi B DPRD Palu, Joppy Alvi Kekung yang menjadi mitra langsung BPD Palu menuturkan,  pola itu efektif digunakan karena OPD bersangkutan dapat melihat langsung data transaksi harian konsumen pada objek pajak.

“Data pembayaran konsumen itu langsung terekam dalam server, sehingga wajib pajak tidak bisa berbohong dalam melaporkan omset dan nilai pajak yang harus mereka bayarkan,”kata Joppy, Senin (8/5).

Menurutnya jika pola itu diterapkan, besar kemungkinan pendapatan asli daerah (PAD) bisa terdongkrak naik. Khususnya pendapatan yang berasal dari sektor pajak daerah. Realisasi PAD Palu tahun 2016 mencapai Rp102miliar. Tahun ini Pemkot sebutnya menargetkan PAD sebesar Rp113 miliar.

“Artinya jika menerapkan e-tax realisasi PAD tahun 2017 ini kami optimis tercapai. Bahkan bisa melampaui,”jelas Joppy.

Apalagi sebut Joppy, saat ini ada aturan pelimpahan wewenang sejumlah urusan daerah ke tingkat provinsi. Bisa jadi, dimasa datang pelimpahan wewenang itu akan menarik sekaligus sumber pajak daerah.

“Saat ini mungkin belum. Contohnya urusan pertambangan. Semua administrasi perizinan menjadi tanggung jawab provinsi. Tidak menutup kemungkinan pajaknya juga nanti beralih ke provinsi. Daerah bisa jadi pula hanya menerima bagi hasil,”jelasnya.
Karena itu Joppy berharap BPD Palu merespon segala tantangan dengan mengembangkan inovasi. Agar nantinya BPD sudah punya alternatif untuk menutupi sumber pendapatan daerah yang berpotensi hilang.
Politisi PDIP ini menilai ada efisiensi dengan pola itu.

Pertama, BPD tidak lagi mengeluarkan biaya operasional untuk petugas penagih pajak. Kedua, potensi kebocoran laporan omset juga dijamin tidak menjadi permainan wajib pajak. Karena seluruh data transaski pelanggan pada suatu objke pajak terekam langsung ke server induk di BPD.

“Selama ini kita masih menggunakan self asessment, yakni menyerahkan sepenuhnya penyusunan data omset dan laporan transaksi ke wajib pajak, kita tidak mengetahui berapa sebenarnya omset. Karena laporan itu sifatnya sepihak,”ujarnya.

Joppy menjelaskan, pola ini sudah lama direkomendasikan. Baik dalam laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPj) walikota maupun dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD).
Rekomendasi penerapan e-tax itu minimal untuk empat objek pajak. Yakni pajak hotel, restoran, hiburan dan pajak parkir. Untuk itu sambung Joppy, dalam waktu dekat pihaknya akan mengundang BPD Palu untuk rapat dengar pendapat (RDP) usai sidang paripurna pembukaan masa sidang catur wulan dua 2017.

“Kami mau tahu sejauh mana rekomendasi itu ditindaklanjuti BPD Palu. Ini sudah hampir 2 tahun belum ada perkembangan,”kata Joppy.

Dia menambahkan pola itu berhasil diterapkan di DKI Jakarta dan Kota Makassar. PAD dua daerah itu sebutnya terdongkrak naik dengan adanya penerapan e-tax. “Ada satu alat disebut berbond yang dipasang di CPU milik BPD. Alat itu mengintegrasikan langsung CPU milik wajip pajak. Jadi memudahkan pemantauan,”pungkasnya.

(mdi/Palu Ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam