Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Geliat Seni Tradisi di Tengah Modernisasi

PALU EKSPRES, PALU – Ada yang beda dan meriah di atrium Mal Tatura Palu, akhir pekan kemarin. Pada Sabtu 13 Mei 2017, di tengah gedung mal pertama di Kota Palu tersebut, ratusan pegiat seni tradisi Kaili, yang rata-rata berusia muda, berlomba menampilkan karya-karya terbaiknya.

Puluhan sanggar seni, baik dari tingkat sekolah, mahasiswa, maupun umum, yang berasal dari Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Donggala tersebut, tampil dalam pentas Musik Tradisi dan Puisi Musikal, yang digelar Fakultas Sastra Universitas Alkhairaat (Unisa) bekerjasama dengan Mal Tatura.

Deru bunyi dari berbagai alat musik tradisional Kaili, mulai dari Gimba, Kakula, Lalove, serta alat musik akustik lainnya, seolah menyatu dengan “kehidupan” Mal Tatura, yang sehari-harinya penuh dengan unsur modern.

Hal inilah, yang menjadikan pentas seni yang berlangsung sejak siang hingga sore tersebut, cukup menyita perhatian warga Palu, yang berkunjung ke Mal Tatura. Bahkan, tidak sedikit pengunjung yang asyik mengikuti pementasan sejak awal hingga penutupan.

Asisten III Sekretariat Daerah Kota Palu, Muchlis Abd. Umar, yang mewakili Wali Kota Palu dalam memberikan sambutan, menyampaikan apresiasinya, terhadap pihak penyelenggara, yang telah menggelar pentas seni musik serta puisi musikal.

Menurutnya, pementasan tersebut, harus dapat dijadikan ajang pengembangan bakat serta kreativitas generasi muda, khususnya di bidang seni tradisi, yang tujuannya untuk melestarikan kesenian dan budaya lokal Kaili.

“Kita harapkan, kegiatan ini dapat terus memacu motivasi para penggiat seni di daerah ini. Ini kegiatan sangat positif, dan patut mendapat dukungan dari semua pihak terutama dari pemerintah kota Palu,’’ ujarnya.

Muchlis juga berharap, melalui kegiatan serupa, dapat semakin membangkitkan semangat para penggiat seni, dan terus mencintai budaya lokal yang menjadi identitas daerah.

“Pemerintah kota Palu, sangat mendukung kegiatan yang dilakukan para penggiat seni, dalam mengembangkan dan melestarikan budaya lokal,” imbuhnya.

Menurut Wakil Dekan III Fakultas Sastra Unisa, yang juga Pengurus Dewan Kesenian Palu, Mas’amah Amin Syam, nilai utama dalam pementasan seni tradisi tersebut, adalah bagaimana para pegiat seni, khususnya yang berusia muda, dapat saling bersilaturahim, serta saling belajar satu sama lain.

“Saya juga merasa bangga, banyak generasi-generasi muda kita, yang masih bersedia untuk menjaga nilai-nilai tradisi kita. Melalui kegiatan ini juga, masing-masing sanggar bisa saling belajar satu sama lainnya,” ujar Mas’amah.

Sanggar Seni Gonenggati yang berasal dari Kabupaten Donggala, berhasil tampil sebagai juara dalam pentas seni musik tradisional. Sedangkan untuk kategori puisi musikal, posisi terbaik direbut perwakilan dari Sanggar Seni Lauro Kota Palu.

(abr/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital