Sabtu, 8 Agustus 2026

Industri Asuransi Roda Empat Melesat 15 Persen

PALU EKSPRES, SURABAYA – PT Asuransi Astra Buana mendulang kenaikan pendapatan premi sebesar 20 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Regional Manager Area Jawa Timur dan Indonesia Timur PT Asuransi Astra Buana Suwasis Pramundito mengatakan, tahun ini industri asuransi roda empat lebih optimistis dengan raihan pertumbuhan premi 10-15 persen.

”Kondisi ekonomi mulai membaik. Penjualan kendaraan roda empat juga membaik di kuartal pertama,” ujarnya setelah penyerahan hadiah Toyota All New Sienta undian program perpanjang asuransi di Surabaya, Senin (15/5).

Total premi dari pembayaran kredit sekitar Rp 45 miliar selama kuartal pertama. Sedangkan premi dari pembayaran tunai Rp 6,5 miliar.

”Kalau untuk pembayaran kredit, kan kami ada kerja sama secara B-to-B (business-to-business) dengan perusahaan induk. Kami ingin kejar pendapatan premi dari pembayaran tunai karena memang masih minim jumlahnya,” urai Suwasis.

Selama ini, kontribusi pembelian kredit untuk kendaraan roda empat 75–80 persen. Sisanya, pembelian kendaraan roda empat dilakukan secara tunai.

Untuk pembelian kredit, pelanggan otomotis membeli asuransi kendaraan sekaligus.

”Kalau tunai, kan, terserah pelanggan mau membeli asuransinya atau tidak. Nah, selama ini hanya sepuluh persen dari pembelian kendaraan secara tunai yang diasuransikan,” terangnya.

Pihaknya pun bekerja sama dengan Auto2000 untuk mengadakan program gratis asuransi Astra selama tiga bulan pertama pembelian secara tunai.

Setelah gratis selama tiga bulan, pembeli ditawari untuk memperpanjang asuransi selama setahun dengan iming-iming undian berhadiah.

”Program tersebut berhasil mengerek pendapatan premi dari pembelian kendaraan secara tunai, dari sepuluh persen menjadi 18 persen,” paparnya.

Target tahun ini, pendapatan premi dari pembelian tunai bisa meningkat menjadi 20 persen.

Premi Asuransi Astra dari pembelian mobil secara tunai pun naik 25 persen pada kuartal pertama tahun ini bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

(vir/c11/sof)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital