Sabtu, 8 Agustus 2026

Cerita Bupati Purwakarta selepas Datangi Gua Hira

PALU EKSPRES, JAKARTA – Jelang kepulangannya ke Tanah Air, Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi ternyata menyambangi sejumlah tempat-tempat bersejarah peradaban Islam. Salah satunya Gua Hira. Gua tempat ber-tahannuts (kontemplasi) Nabi Muhammad SAW dan menerima wahyu pertama.

Setelah menyambangi Gua tersebut, Dedi mengaku merasakan refleksi nyata dari perjuangan Nabi dan Rasul terakhir itu dalam membangun peradaban Islam.

Untuk mencapai gua yang hanya bisa digunakan untuk satu orang tersebut, dibutuhkan waktu kurang lebih 2 jam mendaki jalan dengan kontur perbukitan di bukit yang dikenal dengan nama Jabal Nuur itu.

Melalui sambungan telepon, Dedi Mulyadi mengatakan paling tidak mendapatkan tiga hikmah yang dia petik saat menjalani perenungan di dalam gua tersebut. Ia berujar, Gua Hira merupakan tempat yang menjadi awal dari sistematika ajaran Islam. Karena fakta sejarah mengatakan, di tempat inilah Rasulullah SAW menerima wahyu pertama berupa Surat Al Alaq ayat 1 – 5.

“Sistematika ajaran Islam itu berawal dari sini, diturunkan melalui Surat al ‘Alaq,” ungkap dia, kemarin (18/5).

Dedi yang berkunjung ke Gua Hira dengan mengenakan pakaian khas Sunda lengkap dengan iketnya itu pun menegaskan, turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW menjadi momentum kebangkitan Ilmu Pengetahuan bagi umat manusia.

“Perintahnya Iqra, bacalah. Ini perintah untuk menggali Ilmu Pengetahuan dengan metodologi membaca,” lanjutnya.

Selain kedua hal tersebut. Menurut Dedi, Gua Hira merupakan simbol perjuangan dan kerja keras manusia, dalam hal ini Nabi Muhammad SAW, untuk meraih petunjuk dari Allah SWT  bagi umatnya.

“Ini simbol perjuangan dari sosok manusia sempurna untuk mendapatkan petunjuk. Bagi yang rindu sosok Rasulullah SAW, silakan berkunjung kesini,” pungkasnya.

Di depan Gua Hira, Dedi menjalankan shalat sunah dengan menghadap langsung ke Baitullah. Dari atas bukit Jabal Nuur ini, kilauan cahaya dari Masjidil Harom di Mekkah, nampak jelas terlihat.

(bon/rmol/mam/JPG)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital