Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Bu Risma Bicara Sampah di Depan Pangeran Charles

PALU EKSPRES, SURABAYA – Pemandangan berbeda tersaji di acara Car Free Day (CFD) di Taman Bungkul, Kota Surabaya, Jawa Timur Minggu (21/5).

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini hadir di tengah kerumunan warga yang sedang melakukan kegiatan di jalanan yang sengaja ditutup untuk aktivitas warga, Minggu pagi itu.

Pada kesempatan itu, Risma membuka acara jalan sehat yang digagas oleh Telkomsel.

Kehadiran Risma pun menjadi perhatian warga. Dalam sambutannya, Risma mengaku terkesan terhadap warga Surabaya. Dia pun meminta warga aktif menjaga lingkungan.  “Sebab tanpa kalian, Surabaya tak akan bisa menjadi kota yang sangat besar seperti sekarang ini,” jelasnya.

Bahkan, kata Risma, prestasi besar Surabaya juga sudah dikenal hingga mancanegara.

“Buktinya, kemarin aku disuruh bicara di hadapan Pangeran Charles di Inggris tentang keberhasilan kota Surabaya,” ungkapnya.

Risma mengaku, salah satu prestasi yang menarik perhatian pemerintah Inggris adalah tentang pengolahan sampah. Sebab, selama ini Surabaya dianggap berhasil mengolah sampah berkat partisipasi warga.

“Selama ini pengolahan sampah di Surabaya itu sudah sangat bagus. Pengolahan sampah kita sudah dikenal dunia,” beber wanita kelahiran Kediri ini.

Karena itu, ia meminta warga untuk mempertahankan prestasi tersebut.

“Makanya, jangan dikira pengolahan sampah itu sepele. Ini memiliki dampak besar bagi lingkungan. Kalau bukan karena pengolahan sampah, mana mungkin aku diundang Pangeran Charles? Nggak mungkin. Ini semua karena kalian (warga) semua,” lanjutnya yang disambut tepuk tangan warga.

Risma menjelaskan bahwa prestasi Surabaya yang lain adalah soal pemberdayaan lingkungan. Hal itu terbukti dengan banyaknya taman indah di kota Surabaya.

“Itu adalah salah satu contoh kebesaran kota Surabaya,” ujarnya sembari menunjuk Taman Bungkul yang berada tepat di sisi timurnya. Sebelum meninggalkan acara, ia mengaku bangga dengan antusiasme warga.

“Karena itu, aku nggak bakal kemana-mana. Aku bakal tetap di Surabaya. Padahal, aku bulan depan ada empat undangan jadi pembicara ke luar negeri. Tapi aku hanya ambil satu. Soalnya kalau aku ambil semua, malah nanti aku nggak kerja,” pungkasnya.

(gus/jay)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital