BOLMUT, PALUEKSPRES.COM – Warga Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sulawesi Utara, dikejutkan suara dentuman keras yang terdengar dari arah langit pada Sabtu (12/9/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 00.15 WITA. Sebelum dentuman terdengar, sejumlah warga mengaku melihat cahaya terang melintas di langit yang diduga meteor.
Salah seorang warga Boroko mengatakan dirinya melihat cahaya menyerupai bola api dengan ekor panjang seperti gambaran meteor sebelum mendengar suara dentuman.
“Ipar saya sempat membuat foto dan video saat benda yang mereka duga meteor terbang melintas dan terbakar di langit,” ujar Ibrahim melalui chat Whatsapp.
Menurut dia, fenomena tersebut berlangsung singkat dan kemudian menjadi perhatian warga di sekitar lokasi.
Kemunculan cahaya terang yang disertai dentuman tersebut kemudian memunculkan dugaan bahwa fenomena itu berkaitan dengan meteor yang memasuki atmosfer Bumi.
Namun, hingga saat ini belum terdapat konfirmasi resmi mengenai penyebab cahaya terang dan dentuman yang disaksikan warga Bolmut tersebut.
Secara ilmiah, meteor dapat menghasilkan cahaya terang ketika benda antariksa memasuki atmosfer Bumi dengan kecepatan sangat tinggi. Gesekan dan tekanan pada atmosfer menyebabkan benda tersebut mengalami pemanasan sehingga tampak berpijar dari permukaan Bumi.
Dalam kondisi tertentu, pergerakan benda antariksa dengan kecepatan supersonik juga dapat menghasilkan gelombang kejut atau sonic boom. Dari permukaan, fenomena tersebut dapat terdengar seperti suara ledakan atau dentuman.
Sebagian besar benda antariksa berukuran kecil akan terbakar atau hancur di atmosfer sebelum mencapai permukaan Bumi. Material yang mampu bertahan dan mencapai permukaan disebut meteorit.
Meteor berukuran besar juga dapat menimbulkan dampak apabila meledak di atmosfer pada ketinggian relatif rendah. Gelombang kejut yang dihasilkan dalam kondisi tertentu dapat menyebabkan kerusakan bangunan dan pecahnya kaca.
Salah satu contoh terjadi di Chelyabinsk, Rusia, pada 2013. Ledakan sebuah meteor di atmosfer menghasilkan gelombang kejut yang menyebabkan kerusakan pada ribuan bangunan dan melukai sekitar 1.500 orang.
Meski demikian, kejadian tersebut tergolong jarang dan tidak serta-merta menunjukkan bahwa setiap cahaya terang yang disertai dentuman merupakan fenomena berbahaya.
Untuk memastikan penyebab peristiwa di Bolmut, diperlukan pengamatan dan analisis lebih lanjut dari lembaga yang memiliki kewenangan dan keahlian di bidang astronomi serta atmosfer.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terburu-buru menyimpulkan informasi berdasarkan rekaman atau kabar yang beredar di media sosial sebelum terdapat keterangan resmi.
Fenomena cahaya terang dan dentuman di langit pada dasarnya dapat terjadi karena berbagai sebab. Apabila penyebabnya memang meteor, atmosfer Bumi telah berfungsi sebagai pelindung alami dengan membakar sebagian besar material tersebut sebelum mencapai permukaan.






