Sabtu, 8 Agustus 2026

Mindanao Darurat Militer, WNI Diminta Waspada

PALU EKSPRES, MANILA – Kondisi keamanan di Mindanao, Filipina Selatan bergejolak menyusul baku tembak antara tentara dan kelompok bersenjata Maute yang terafiliasi dengan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Marawi. Atas insiden tersebut, Presiden Filipina Rodrigo Duterte memberlakukan darurat militer di pulau Mindanao.

Menanggapi hal itu, Konsulat Jenderal Republik Indonesia meminta Warga Negara Indonesia (WNI) di wilayah Mindanao waspada. Sebab, Presiden Duterte telah memberlakukan darurat militer di wilayah Mindanao selama 60 hari ke depan guna menekan kelompok bersenjata dan menciptakan keamanan umum di kawasan mayoritas Muslim itu.

Kepala Kanselerai Konjen RI di kota Davao Gufron Hariyanto menerbitkan surat edaran khusus untuk mengimbau WNI di Filipina. Dia meminta agar WNI mengikuti peraturan pemerintah setempat mengenai keamanan dan ketertiban. WNI juga diminta meningkatkan kewaspadaan dan keamanan saat berada di fasilitas umum.

“Diimbau kepada seluruh WNI di wilayah Mindanao juga untuk tidak bepergian ke luar Kota Davao, wilayah berbahaya atau rawan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (24/5).

Jika harus bepergian ke luar kota Davao, agar berhati-hati dalam perjalanan. WNI juga diminta selalu membawa travel document (passport, ID) dan selalu mengamati perkembangan situasi keamanan setempat.

“Bila terjadi ancaman atau gangguan, keamanan agar segera menghubungi pejabat konsuler atau polisi setempat. WNI jangan lupa membawa sejumlah dokumen perjalanan,” jelas Gufron.

Pasukan militer Filipina baku tembak dengan kelompok Maute terafiliasi dengan ISIS yang hendak merebut kota Marawi. Situasi di Filipina pun mencekam menyusul serangan kelompok Maute.

Kelompok ini mengambil alih kota dan membakar tempat-tempat ibadah. Mereka juga mengibarkan bendera ISIS dan meminta 100 penembak bergabung untuk menguasai kota Marawi. Kelompok Maute juga menyandera warga untuk meminta pemerintah mundur.

Pemerintah Filipina kini berupaya memukul mundur semua kelompok miitan dengan memberlakukan darurat militer. Bahkan lawatan Presiden Duterte ke Rusia dipercepat untuk mengamankan keamanan di dalam negeri.

(cr1/JPG)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital