Sabtu, 8 Agustus 2026

Puluhan Militan Maute Tewas, Termasuk dari Indonesia

PALU EKSPRES, MINDANAO – Angkatan Bersenjata Filipina Komando Mindanao Barat alias Westmincom belum berhenti memerangi kelompok militan Maute di Kota Marawi, Provinsi Lanao del Sur, Kepulauan Mindanao, Filipina. Sementara dari Manila, Presiden Rodrigo Duterte kembali menawarkan perundingan damai.

”Bentrokan sejak Selasa (23/5) telah menewaskan 31 militan Maute. Sebanyak 13 orang di antaranya tewas dalam baku tembak selama dua jam Kamis pagi (25/5),” ungkap Brigjen Rolly Bautista, kepala Joint Task Force ZamPeLan, Jumat (26/5) kemarin.

Selain melumpuhkan militan dan merebut kembali dua jembatan penghubung antara Bangulo dan Marawi, militer menyita enam senapan dari tangan Maute.

Solicitor General (setingkat wakil jaksa agung) Jose Calida mengatakan, jenazah para militan mulai diidentifikasi. Ternyata, enam di antaranya militan asing. ”Ada militan dari Malaysia, Indonesia, Singapura, dan negara lain yang bergabung dengan militan di kota ini,” katanya dalam jumpa pers di Kota Davao, ibu kota Provinsi Davao del Sur, 257 kilometer dari Marawi.

”Yang terjadi di Mindanao bukan lagi pemberontakan warga Filipina. Sudah ada invasi militan asing,” imbuh Calida. Fakta bahwa militan asing ikut bertempur melawan pasukan pemerintah di Marawi itu membuat Filipina geram. Sebab, Mindanao yang selama ini bergolak telah menjadi daya tarik bagi militan asing. Khususnya mereka yang kadung memuja ISIS.

Keberadaan militan asing di Marawi itu menjadi sinyal bahaya bagi Filipina. Calida menduga, ISIS yang menjadi panutan Maute dan Abu Sayyaf Group (ASG) sedang berusaha menjadikan Mindanao sebagai sarang mereka di Asia. ”Simpatisan ISIS yang tidak bisa ke Syria atau Irak sepertinya diimbau untuk datang ke Mindanao dan berjihad di sana,” katanya.

Selain korban dari kelompok militan dan personel keamanan, operasi antiteror yang didukung beberapa helikopter tempur dan tank itu juga makan korban sipil. Sedikitnya dua warga sipil kehilangan nyawa. ”Pesan utama saya kepada seluruh teroris yang ada di Filipina, masih bisa duduk bersama dan menyelesaikannya lewat dialog,” tegas Duterte.

Sebagai mantan wali kota Davao, presiden berstatus duda itu mengaku sudah hafal dengan karakter para penjahat dan teroris. Mereka, menurut dia, harus ditegasi. Karena itu, meskipun banyak protes, termasuk dari Fidel Ramos, dia tetap memberlakukan darurat militer.

(afp/reuters/cnn)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital