Sabtu, 8 Agustus 2026

DPR Curiga Praktik Jual Beli Opini BPK Sudah Lama

PALU EKSPRES, JAKARTA – Sejumlah anggota Komisi XI DPR rupanya sudah menaruh kecurigaan cukup lama terhadap pemberian opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), terkait laporan keuangan kementerian atau lembaga. Hal ini karena ada celah untuk melakukan tindakan korupsi.

Anggota Komisi XI DPR Hendrawan Supratikno mengatakan, BPK dalam setiap rapat kerja selalu diberondong pertanyaan oleh anggota dewan terkait parameter apa yang dilakukan dalam menyatakan pemberian opini tersebut. Sebab, ada dugaan praktik jual beli opini, di lingkungan kementerian dan lembaga.

“Karena opini BPK ini memiliki indikasi sangat koruptif. Tapi saya terkejut juga,” ujar Hendrawan saat dihubungi JawaPos.com, Sabtu (27/5).

Terkait adanya OTT KPK terhadap auditor BPK ini, ia justru bersyukur, sebab lembaga ‎yang dikepalai oleh Agus Rahardjo ini, bisa mengungkap tabir praktik jual-beli laporan keuangan. Ia tak bisa membayangkan jika hal ini praktik culas ini terus berjalan.

“Apa yang dilakukan KPK ini merupakan kabar gembira juga buat DPR,” tuturnya.

Dengan adanya kasus ini, ia berharap, ke depan BPK bisa memperbaiki kinerjanya dalam memberikan opini terhadap kementerian atau lembaga. Sehingga tidak ada lagi produk transaksi jual beli opini.

“Harus membangun tata kelola yang baik, yang cirinya adalah transparan, terbuka dan akuntabel,” tegasnya.

Sebelumnya, tujuh orang telah diamankan dalam OTT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pemberian predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) yang diberikan BPK terhadap Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes -PDTT. Dua diantaranya yakni pejabat Kemendes,PDT, dan Transmigrasi, serta dua auditor BPK.

(cr2/JPG)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital