Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Kasihan, Sudah Dibayar Lunas, Umrah Tak Kunjung Diberangkatkan

PALU EKSPRES, PEKANBARU – Sudah jatuh ditimpa tangga. Begitu yang dirasakan Rasyidah (75). Dia sudah membayar lunas uang untuk diberangkatkan ibadah umrah sebesar Rp 66,6 juta kepada PT JP Madania pihak agen travel. Namun Rasyidah tak kunjung diberangkatkan untuk umrah. Padahal semula dijanjikan pada Desember 2016 lalu.

Cerita ini bermula pada 2016 lalu, ketika Rasyidah mempercayai menggunakan salah satu agen travel yang bernama PT JP Madania (kini PT Joe Pentha Wisata, red) milik M Yusuf Johansyah untuk membawanya ke pergi Mekkah.

Usai melakukan membayar biaya keberangkatan secara lunas, Rasyidah dijanjikan berangkat pada Desember 2016. Namun saat mendekati hari keberangkatan, dia tak kunjung mendapatkan konfirmasi dari pihak travel.

Sehingga Rasyidah jadi curiga. Lalu dia mendatangi agen travel yang berada di Jalan Panda, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru. Lantas pihak travel berjanji akan memberangkatkan pada waktu lainnya. Namun setelah ditunggu Rasyidah tak kunjung mendapat realisasinya.
Lantaran batal berangkat, Rasyidah mendatangi agen travel, Minggu (5/2) lalu sekitar pukul 14.00 WIB.

Laporan itu untuk mempertanyakan kejelasan dan akhirnya pemilik PT Joe Pentha Wisata M Yusuf Johansyah bersedia mengembalikan uang yang telah diterima dari calon jamaahnya. Akan tetapi pemilik agen travel tak menepati janjinya.

Merasa telah tertipu, anggota keluarga korban bernama Charlina(49) mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Pekanbaru untuk melaporkan kejadian yang telah dialami oleh Rasyidah. Dia berharap pelaku dapat ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Kasubag Humas Polresta Pekanbaru Ipda Dodi Vivino membenarkan adanya laporan tersebut. “Laporan dan pengaduannya sudah kita terima,” ungkap Dodi Vivino seperti dilansir Riau Pos (Jawa Pos Group), Senin (29/5).

Diterangkannya, pelapor bernama Charlina melaporkan M Yusuf Johansyah karena diduga melakukan tindakan penipuan terhadap Rasyidah. Akibat kejadian ini korban mengalami kerugian mencapai Rp 66,6 juta. “Kita akan melakukan penyelidikan lebih lanjutan, atas kejadian ini korban mengalami kerugian Rp 66,6 juta,” ungkapnya.

(*3/iil/JPG)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital