Sabtu, 8 Agustus 2026

Akhirnya, Mita Handayani Mengaku Tulisannya Dicopy Paste Afi Nihaya

PALU EKSPRES, JAKARTA – Penulis Asli dari tulisan dengan judul ‘Agama Kasih’ yang diposting oleh Afi Nihaya Faradisa akhirnya mengakui jika itu adalah karyanya yang ditulis menjelang Ramadhan tahun lalu, yakni tepat pada tanggal 30 Juni 2016 lalu.

Hal ini diungkapkan lewat laman facebooknya sesaat lalu.

“Jadi gini..Betul. Aku pernah menulis sebuah catatan ringan pada Ramadan tahun lalu yang berjudul “Agama Kasih”, yang screenshot-nya beredar saat ini.” Tulis akun Mita Handayani, Kamis (1/6/2017).

Mita juga mengakui, tulisan tersebut masih berhubungan dengan sebuah video yang juga dikutip ulang oleh Afi Nihaya.

“Tulisan itu masih serangkai dengan “Lampu Sang Khalifah” yang juga tayang di tanggal yang sama. Keduanya aku tulis untuk meramaikan momen Ramadan saat itu, dan sebenarnya justru lebih ditujukan kepada segmen pembaca anti Islam agar bisa mengapresiasi sisi lain Islam yang mungkin jarang mereka dengar. Bahwa Islam tidak monolitik, bahwa Islam juga terdiri dari kutub-kutub tafsir yang saling berkompetisi. Dan bahwa sebagian kutub itu juga menyajikan wajah Islam yang sejuk.” Sambungnya.

Mita Handayani melanjutkan sejak dulu, tulisannya sudah banyak disalin, diproduksi ulang, dan disebar orang lain di grup-grup sosial media, namun itu sudah menjadi hal yang biasa baginya.

“Aku tidak pernah ambil pusing soal itu. Menulis bagiku adalah soal lain. Meminjam istilah Pram: bekerja untuk keabadian. Dan dalam konteks ini, bukan nama yang ingin kuabadikan.” Tulisnya.

Ia juga membantah mengenal Afi Nihaya Faradisa, namun Ia tak mempermasalahkan jika Afi Nihaya menciplak isi tulisannya.

“Kalau Afi merasa terinspirasi oleh salah satu tulisanku, aku ikut merasa senang. Afi anak yang cerdas, dan aku sudah sering melihat tulisannya bertebaran juga sebelum ini. Kalau ada kesalahan fatal yang Afi lakukan, itu adalah karena belakangan ini dia mulai berani menyentuh isu agama, sehingga mengundang gelombang pembenci baru yang siap mencari-cari dan menguliti semua kesalahannya yang lain.” Lanjutnya.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital