Minggu, 9 Agustus 2026

Akhirnya, Mita Handayani Mengaku Tulisannya Dicopy Paste Afi Nihaya

“Terkait tulisan yang ramai diperbincangkan, yang bisa kukatakan adalah, tulisan itu mungkin berangkat dari keprihatinan Afi terkait aksi Bom Kampung Melayu sebelumnya. Tulisan itu ditayangkan Afi dalam niat untuk membela nama agamanya dari tuduhan terorisme dan kebencian. Dia merasa perlu segera menanggapi, dan mungkin berpikir bahwa tulisan itu adalah respons yang tepat.” imbuhnya.

Mita Handayani juga memaklumi kesalahan yang dilakukan oleh Afi Nihaya yang telah menciplak tanpa menulis sumber. Ia juga mewakili Afi Nihaya seraya memohon maaf.

” Jika usaha Afi kali ini dianggap kesalahan, aku mohon dimaafkan. Mungkin kita yang terlalu membebaninya, sehingga Afi merasa memiliki tugas moral untuk terus menginspirasi pembacanya, terutama di waktu-waktu genting ketika justru yang lebih tua tak bisa diandalkan untuk menyejukkan keadaan. Afi merasa harus berbuat sesuatu, dan jika itu salah, mohon dimaafkan.” Katanya.

“AKu pernah salah. Kamu pernah salah. Kita semua pernah salah. Tak apa-apa, sayang.. matahari masih terbit esok hari. Kamu akan terbang lebih tinggi lagi, dengan sayap yang lebih kuat lagi, dan pengalaman hidup yang lebih kaya lagi dari kebanyakan manusia.” imbuhnya.

“PS: Oh iya, soal referensi lalat yang dipermasalahkan. Betul itu salah referensi, thanks ya koreksinya. Yang betul adalah dari Kitab Fayd Al-Qadir karya Imam Al-Munawi.” tutupnya.

Diketahui, semenjak kabar dugaan plagiat dari tulisan Mita Handayani yang dilakukan Afi Nihaya Faradisa, Netizen mulai ramai-ramai mendesak Mita Handayani untuk segera berkomentar.

Pasalnya, tulisan Mita Handayani tersebut tak terlihat di akun facebooknya. Namun setelah mendapat desakan dari netizen, Mita akhirnya membuka tulisannya yang berjudul Agama Kasih yang sengaja digembok untuk menghindari pembully-an terhadap Afi Nihaya.

“Kemarin sengaja kugembok tulisan ini (Agama Kasih) agar tidak membuat keributan. Tapi karena sudah terlanjur ribut, mudah-mudahan ini bisa membantu menenangkan keributan. Silakan, bagi yang minta tulisan ini dibuka lagi. Cukup ya, tidak usah diperpanjang lagi.” tulisnya.

Sementara Afi Nihaya Faradisa hingga saat ini masih mengklaim jika itu adalah tulisannya, Ia berkilah tulisan itu sudah dibuat semenjak tahun 2012 lalu dengan akunnya yang lama. Hal ini ia ungkapkan saat wawancara eksklusif di salah satu TV swasta sesaat sebelum Ia diundang ke Istana memperingati Hari Lahir Pancasila.

(dal/fajar)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital