Minggu, 9 Agustus 2026

BI Siapkan Rp9 Miliar untuk Penukaran Uang Lebaran

PALU EKSPRES, PALU – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulteng memaksimalkan layanan penyediaan serta penukaran uang kartal selama ramadan hingga lebaran 1438 hijriah tahun 2017 mendatang. Total uang yang disiapkan berkisar Rp9 miliar lebih, disediakan khusus mengantisipasi penukaran uang selama ramadan hingga menjelang lebaran diwilayah Kota Palu.

Untuk penukaran uang yang telah usang atau rusak, BI Sulteng membuka layanan setiap hari Kamis di Kantor BI Sulteng. BI menyiapkan sedikitnya Rp6,3 miliar lebih.  Sedangkan layanan penukaran kepada masyarakat, BI membuka kas keliling setiap Senin dan Jumat selama ramadan. BI menyiapkan sedikitnya Rp2,9 miliar uang kartal untuk layanan ini.

Layanan kas keliling tersebut digelar di enam titik pasar tradisional serta Kantor Walikota Palu,Kantor Gubernur Sulteng, Mapolda Sulteng, Kantor Kejati Sulteng, Mako Brimob dan Mako Lanal. Layanan kas keliling penukaran uang ini rencanananya akan digelar sebanyak 17 kali selama ramadan hingga lebaran.

Pimpinan BI Sulteng, Masril menjelaskan layanan penukaran uang baik yang dilakukan di Kantor BI Sulteng maupun kas keliling masih juga disiapkan rupiah dengan tahun emisi 2016. Namun jumlahnya masih terbatas.

“Karena uang rupiah baru tahun emisi 2016 memang diedarkan secara on the track. Karena pencetakannya dilakukan hanya sesuai dengan jumlah uang tak layak atau rusak yang ditukarkan ke BI,”jelas Masril, Rabu 7 Juni 2017.

Namun begitu, pihaknya sebut Masril, baru saja mendapat suplay uang rupiah tahun emisi 2016 sebanyak Rp278,8 miliar lebih dalam 550 koli. Itu akan disebar ke perbankan di wilayah Sulteng.

Sesuai proyeksi kebutuhan uang selama Ramadan di wilayah Sulteng,  BI Sulteng menurutnya telah menyiapkan uang kartal dengan total Rp1,7triliun.

Uang yang disediakan itu terdiri dari pecahan Rp100 ribu sebanyak 64,11 persen. Pecahan Rp50 ribu sebanyak 31,3 persen. Pecahan Rp20 ribu sebanyak 1,79persen. Pecahan Rp10ribu sebanyak 1,4persen. Pecahan Rp5ribu sebanyak 0,89 persen. Rp2 ribu sebanyak 0,49 persen dan Rp1000 sebanyak 0.04 persen.

Uang logam dari total dana itu sebanyak Rp867 juta. Terdiri dari 69,39 persen pecahan Rp1.000. 23,63 persen logam pecahan Rp500. 4,25 persen logam pecahan Rp200 serta 4,8 persen uang logam pecahan Rp100.

Uang tersebut telah disebarkan masing-masing ke bank-bank di Kota Palu sebesar Rp1,3 triliun. Selebihnya di dua bank kas titipan BI di Kabupaten Luwuk dan Tolitoli sebesar Rp 396 miliar.

Dengan begitu, Masril berharap masyarakat tidak perlu kHawatir mengenai kebutuhan uang kartal selama ramadan hingga lebaran nanti. Keperluan itu telah diantisipasi dengan baik oleh BI Sulteng.

(mdi/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital