Jumat, 18 September 2026

Disebut Terima Uang e-KTP, Marzuki Alie Geram

PALU EKSPRES, JAKARTA – Mantan Ketua DPR Marzuki Alie membantah tudingan di persidangan yang menyebutnya kecipratan aliran dana kasus korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP.

Dia juga keberatan disebut seolah marah sama mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri Irman karena jumlah fee kecil.

“Berita itu tendensius. Judul dan isi berbeda. Judul seolah saya marah sama Dirjen Dukcapil, padahal di isinya kata Andi Narogong,” kata Marzuki saat dikonfirmasi JPNN, Selasa (13/6).

Dia juga menjelaskan, sudah melaporkan Andi Narogong ke Bareskrim Polri atas tuduhan menerima aliran dana e-KTP. “Harusnya berita tersebut ada keseimbangan dengan mengutip laporan saya ke Bareskrim,” katanya.

Tapi, kata Marzuki, itulah media di era demokrasi sehingga ada kebebasan untuk mem-frame seseorang. “Semoga kasus ini menjadi terang, tidak main tunjuk siapa saja padahal pelakunya sudah sangat jelas terang benderang,” jelas Marzuki.

Dia pun keberatan namanya disebut-sebut lagi di persidangan. Padahal, Marzuki mengatakan, yang menyebut nama itu tidak mengenalnya. “Saya kan sudah lapor ke Bareskrim. Kira-kira jalan apa lagi yang harus ditempuh. Mereka seenaknya menyebut nama orang, tanya ke mereka kenal saya tidak?” katanya.

Menurut Marzuki, laporannya sudah sudah ditindaklanjut Bareskrim. “Tapi keburu Andi Narogong sudah ditangkap
dan dipenjara (KPK),” ungkapnya.

Dalam persidangan, Senin (12/6), Irman yang juga terdakwa perkara korupsi e-KTP mengungkapkan, Marzuki Alie saat menjadi ketua DPR pernah marah-marah. Menurut Irman, Marzuki berang karena memperoleh fee proyek e-KTP yang tak sesuai keinginannya.

Pada persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta dengan agenda pemeriksaan terdakwa, Senin (12/6), Irman mengatakan, merujuk pada catatan Andi Agustinus alias Andi Narogong maka Marzuki dijatah fee sebesar Rp 20 miliar. Namun, Irman mengaku memperoleh informasi dari anak buahnya, Sugiharto bahwa Marzuki marah-marah.

“Ya, saya dapat info dari Pak Giharto dan Andi. Marah mungkin merasa enggak sesuai. Mungkin enggak jadi sejumlah itu, marah-marah kok bagiannya kecil,” kata Irman.

Marzuki sudah melaporkan Irman, Sugiharto dan Andi ke Bareskrim Polri, Jumat (10/3) lalu karena namanya disebut telah menerima suap Rp 20 miliar. Sementara, Marzuki mengaku tidak merasa menerima suap dan menilai keterangan Andi pencatutan semata.

“Andi Narogong itu menjelaskan kepada terdakwa dua (Sugiharto) akan menyampaikan uang yang katanya Rp 520 miliar, dan masuk nama saya yang katanya diberikan Rp 20 miliar,” kata dia di Bareskrim Polri, Jakarta Pusat.

Marzuki mengklaim tidak mengenal ketiganya.

(boy/jpnn)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam