Sabtu, 8 Agustus 2026

Kebijakan 5 Hari Sekolah, DPR Punya Sikap Begini

PALU EKSPRES, JAKARTA – Kebijakan mengenai dunia pendidikan tidak bisa selalu berubah setiap kali ganti menteri.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan ketika menyikapi rencana sekolah 5 hari seminggu dengan durasi 8 jam per hari yang dikeluarkan Mendikbud Muhadjir Effendy.

Menurut dia, visi misi pendidikan harus berjangka panjang. “Jangan sampai ganti menteri ganti kebijakan yang bisa membingungkan peserta didik termasuk kondisi terkini,” ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (12/6).

Dia meminta supaya kebijakan mengenai dunia pendidikan diambil secara bijak. “Khusus one day school bagian dari pendidkan kita, karena apapun harus lebih bijak,” tegas Taufik.

Jangan sampai kebijakan belajar di sekolah hampir satu hari penuh itu menganggu keberadaan madrasah diniyah atau taman pendidikan Alquran.

“Jangan sampai terkait kepentingan syariah yang sifatnya ada batasan keleluasan sekolah berbasis agamis jadi kendala meskipun ujung pertanggunng jawabannya beda antara di Kemendikbud dan Kementerian Agama,” tutur mantan Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional itu.

Kata Taufik, hal yang juga penting adalah penyeragaman dalam penerapan kebijakan itu. Jangan sampai di satu wilayah di Indonesia ada yang menerapkan sekolah lima hari namun? di sisi lain ada yang tidak alias tetap menerapkan sekolah enam hari.

“Barangkali perlu diseragamkan jangan sampai ada sekolah yang lima hari sepekan, ada yang enam hari,” pungkas legislator asal Jawa Tengah itu.

Sekedar informasi, Mendikbud Muhadjir Effendy ternyata telah menandatangani Peraturan Menteri yang mengatur soal ketentuan sekolah 5 hari sepekan.

Hal ini disampaikannya di kompleks Istana Negara, Senin (12/6). Namun Muhadjir tidak menyebut nomor Permendikbud-nya.

Muhadjir, juga menegaskan sekolah 5 hari sepekan berlaku mulai tahun ajaran baru 2017/2018 pada Juli mendatang. Selain itu, juga diterbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19/2017 tentang Beban Tugas Guru. PP ini mengalihkan beban mengajar tatap muka minimal 24 jam dalam sepekan menjadi 37,5 jam. Beban tersebut mengacu pada standar kerja Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kaitannya dengan siswa menurut Muhadjir, dalam rangka penguatan karakter. Karena peserta didik akan lebih lama berada di sekolah untuk kegiatan ekstrakurikuler.

(Fajar/PE)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital