Sabtu, 8 Agustus 2026
Opini  

Menuju Ramadhan Mubarak

Tasrief Siara

Oleh Tasrif Siara

BULAN Ramadhan 1438 Hijriyah sisa menghitung hari. Dalam beberapa hari ke depan lebaran Idul Fitri akan kita jelang.

Apakah Ramadhan yang akan berakhir itu telah memberi pengaruh yang signifikan terhadap tumbuhnya kesalehan personal dan kesalehan sosial kita, dan seperti apa orang-orang merespon Bulan Ramadhan di tahun ini?

Bagi mereka yang memiliki pemahaman keagamaan yang baik, puasa ramadhan dipandang sebagai kesempatan untuk memperbanyak ibadah, menyucikan diri dari sebelas bulan sebelumnya yang mungkin masih menyimpan noktah hitam.
Inilah bulan untuk menghapus segala dosa untuk kemudian melahirkan ekses peningkatan kualitas keimanan dan ekses kesalehan sosial.

Bagi pemilik media elektronik sekelas televisi, merespon Bulan Ramadhan secara khusus pula. Puasa adalah kesempatan untuk menampilkan program acara yang bernuansa religius, dari yang serius sampai banyolan yang kadang tak mencerdaskan.

Target akhirnya menaikkan rating, dan itu adalah kesempatan meraup iklan sebanyak mungkin.
Bagi pemilik pusat perbelanjaan sekelas mall, juga mendapat keberuntungan. Bulan puasa adalah peluang pasar.
Mereka sangat memahami psikologi belanja umat Islam yang memperlakukan Bulan Ramadhan secara istimewa.
Di Bulan Ramadhan ini, konsumsi rumah tangga pasti meningkat drastis.

Apalagi jelang idul fitri inginnya menampilkan properti serba baru. Semua mall pasti gencar promosi sembari tebar rayuan discount (potongan harga) tinggi. Tak lupa lagu bergenre religius diputar sebulan penuh.

Rayuan pusat perbelanjaan itu, biasanya berdampak pada shaf di mesjid, apalagi jelang idul fitri, shaf mengalami “kemajuan” pesat.

Ada semacam simbiose antara promosi produk dan pusat perbelanjaan yang saling menguntungkan. Mesin kapitalisme bekerja sangat efektif selama ramadhan, dan kita tak mungkin bisa menghindar dari getaran mesin itu karena efek psikologi sosial lebih dominan.

Kita seperti tercebur ke kolam pasar kapitalisme dunia. Lihatlah misalnya, minuman bersoda yang miskin manfaat buat tubuh itu, menjadi minuman “wajib” bagi semua rumah tangga saat lebaran nanti.

Bagi sejumlah pejabat eksekutif, legislative, BUMN, partai politik dan lainnya, juga memberi respon secara beda. Ucapan selamat menjalankan ibadah ramadhan dan selamat Idul Fitri ditebar melalui spanduk dan baliho di sejumlah titik jalan raya, masjid, juga di media elektronik.

Bulan Ramadhan adalah kesempatan untuk menampilkan citra kesalehan sosial dan religiusitas. Ada lagi yang beda. Safari ramadhan sepertinya tak seheboh seperti pada tahun-tahun saat daerah kita akan akan laksanakan Pilkada.

Padahal makna shaum di Bulan Ramadhan ini adalah menahan. Menahan diri dari hal yang tak produktif dan nafsu-nafsu duniawi lainnya. Tapi efek psikologi sosial itu membuat kita meresponnya secara berbeda, tergantung seperti apa posisi anda hari ini.

Apakah sebagai insan kamil yang memahami urgensi ramadhan atau sebagai pedagang, pejabat, politisi dan profesi lainnya.

Puasa itu sesungguhya adalah media untuk peningkatan kesalehan personal dan kesalehan sosial agar melahirkan perilaku yang sublime. Dari pemahaman seperti itu hingga bulan ramadhan mestinya direspon sebagai sarana pembersihan fisik dan spiritualitas atau physical and spiritual cleansing.

Buat anda yang berpikir seperti itu, saya ucapkan selamat menjalankan ibadah ramadhan mubarak, ramadhan yang penuh berkah. Moga memberi efek terhadap peningkatan kualitas kesalehan individual dan kesalehan sosial diantara kita. Selamat menyongsong Idul Fitri 1438 Hijriah. Wassalam.

Penulis merupakan Praktisi Komunikasi Massa

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital