Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Hanya 17 Tower Yang Miliki Izin, Begini Sikap Dewan

xl axiata

PALU EKSPRES, PALU – Rapat dengar pendapat (RDP) Komisi C DPRD Palu kembali digelar bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Palu, Selasa (20/6). Desakan Komisi C masih sama, menghentikan sementara seluruh proses pembangunan tower yang bermasalah izinnya.

Desakan sebelumnya sudah disampaikan dalam bentuk rekomendasi. Yakni pemberian sanksi bagi pendiri tower sesuai ketentuan. Peninjauan tower yang berisin namun melanggar UU segera dipindah sembari menunggu izin sesuai prosedur.

Hentikan sementara tower PT tower bersama group (TBG) di 19 titik karena belum berdokumen. Dewan mendesak seluruh OPD terkait untuk proses penertiban itu.

Hamsir mengaku rekomendasi dewan itu perintah undang-undang. Karena temuannya pelanggaran UU.

“Ini penting sebelum semua yang akan dibangun itu melanggar prosedural,”tekan Hamsir.

Jika Pemkot melalui OPD terkait tetap bertahan dengan argumentasi yang seolah-olah membela kepentingan tower, maka kata Hamsir itu patut dipertanyakan.

“Menimbulkan tanya kalau OPD ini mempersulit isi rekomendasi dewan,”ujarnya.

Kepala DPMPTSP Palu, Ajenkris sebelumnya menjelaskan ada 19 permohonan izin tower penguat signal (kamuflase). Namun hanya 17 diantaranya yang memiliki izin. 2 lainnya masih bermasalah dengan masyarakat terkait pemenuhan syarat teknis.

Dari jumlah itu, 6 diantaranya berdiri diatas lahan milik pemerintah. Namun sayangnya tepat diatas drainase.sewaktu-waktu lokasinya bisa saja dipindahkan mengikut titik koordinat.

“Yang 6 ini semuanya siap dipindahkan ketika pemerintah membutuhkan lahan itu,”jelasnya.

Ajenkris kemudian menyerahkan 17 dokumen perizinan tower kepada komisi C untuk diteliti lebih dalam kebenarannya.

Ketua Komisi C, Sophian R Aswin menegaskan pemerintah dan DPRD saatnya tegas menegakkan aturan. Selama ini Sophian menilai Pemkot dan DPRD tak berdaya meneggakan Perda.

“Ini sudah menyangkut kewibaan DPR. Jadi rekomendasi itu harus segera ditindaklanjuti,”tutup Sophian.

(mdi/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital