Jumat, 18 September 2026

PBNU Tetap Hargai Jamaah yang Baru Salat Ied Hari Senin

PALU EKSPRES, JAKARTA – Ketua Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Maman Imanulhaq, menanggapi kelompok masyarakat yang baru melaksanakan salat Idul Fitri hari ini, Senin (26/6).

Dia menjelaskan, PBNU tetap menghargai perbedaan dalam menyikapi awal dan akhir Ramadan. “Toleransi dalam hal ini karena perbedaan metode dan referensi,” ujarnya kepada JawaPos.com.

Namun, NU katanya tetap menganjurkan masyarakat terutama kaum Nahdliyin untuk mengikuti keputusan pemerintah. “Baik dalam penetapan awal Ramadan, Idul Fitri dan Idul Adha,” imbau Maman.

Hal ini menurutnya, sesuai dengan Hadits Nabi yang diriwayatkan Abu Hurairah Radhiallahu’anhu. Di dalam HR. Tirmidzi 632, Ad Daruquthni 385 menyebutkan, Nabi Muhammad SAW bersabda, ‘hari puasa adalah hari ketika orang-orang berpuasa, Idul Fitri adalah hari ketika orang-orang berbuka, dan Idul Adha adalah hari ketika orang-orang menyembelih’.

“Faidah hadist ini adalah puasa dan lebaran bersama pemerintah dan mayoritas orang setempat,” jelasnya.

Dalam hadits itu, At Tirmidzi setelah membawakan hadits tersebut berkata, “Hadits ini hasan gharib, sebagian ulama menafsirkan hadits ini, mereka berkata bahwa maknanya adalah puasa dan berlebaran itu bersama Al Jama’ah dan mayoritas manusia,” pungkas Maman.

Diketahui, setidaknya ada empat masjid di Jakarta yang menjalankan salat Idul Fitri hari ini, Senin (26/6). Selain Masjid Ghairu Jami Baitur Rahman, ada pula Masjid Marzuqiyah di Cipinang Muara, dan Masjid Baiturrahman di Tebet Timur dan Tebet Selatan.

“Di Jakarta ada empat tempat,” ujar Pengurus Masjid Ghairu Jami Baitur Rahman, Al Faqih Ustaz Abdul Khair bin Mugni di Cipinang Muara, Jakarta.

Adapun keempat masjid itu dalam menentukan hari penting bagi umat Islam, berdasarkan kitab Tamizulhaq dan Aiqozonmiyam karangan Said Usman bin Abdullah bin Aqil bin Yahya.

“Sesuai dengan kaidah mufalaqiyah, kami hanya jalankan keyakinan yang dibimbing guru-guru kami,” tutur Al Faqih.

Adapun salat Id yang diselenggarakan hari ini karena mereka melihat dengan mata telanjang, hilal di awal Ramadan hampir delapan derajat.

“Pada saat itu perjalanan bulan berikutya, bulan sudah ditentukan. Kondisi empat derajat atau di bawahnya. Alhamdulillah tidak bisa dibuktikan di Jakarta dan sekitarnya. Itupun di daerah timur Indonesia,” jelas Al Faqih.

Karena itu, mereka belum bisa mengikuti ketetapan pemerintah bahwa Idul Fitri jatuh pada hari, Minggu (25/6) kemarin. “Karena keyakinan kami belum sampai waktunya melaksanakan Idul Fitri. Kami ikuti berdasarkan pengetahuan falakiyah yang ada. Kitabnya kami punya dan nggak ngasal,” pungkas Al Faqih.

(jpg/fajar)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam