Sabtu, 8 Agustus 2026

Pemimpin Lembaga Kemahasiswaan Harus Jebolan Pusbang Deksa

PALU EKSPRES, PALU – Rektor Universitas Tadulako (Untad), Prof. Dr. Muhammad Basir Cyio mengungkapkan, nantinya calon-calon pemimpin di lembaga-lembaga kemahasiswaan yang ada di lingkungan Untad, harus merupakan jebolan dan memiliki sertifikat pelatihan, dari Pusat Pengembangan Deradikalisasi dan Penguatan Sosio-Akademik (Pusbang Deksa) Untad.

Hal ini dikatakan Rektor, usai melantik beberapa pejabat di lingkup Untad, termasuk Ketua Umum merangkap Ketua Harian Pusbang Deksa Untad, Dr. Rahmat Bakri, Senin (17/7).

“Pusbang Deksa ke depan, akan mengambil peran yang sangat strategis, bahwa semua pimpinan lembaga mahasiswa termasuk pengurusnya, harus jebolan dari Pusbang Deksa, dan harus memiliki sertifikatnya. Tentu juga, lembaga kemahasiswaan ini merupakan tempat pembelajaran untuk kader masa depan bangsa,” kata Rektor.

Rektor menjelaskan, Pusbang Deksa merupakan wadah pengkaderan para calon pemimpin di lembaga kemahasiswaan Untad. Melalui Pusbang Deksa, para mahasiswa akan diberikan pemahaman terkait toleransi, keberagaman, cinta NKRI, Pancasila dan UUD 1945.

“Itu harus mereka miliki, kalau mau jadi pemimpin di lembaga kemahasiswaan. Agar tidak mudah diintervensi, atau dipengaruhi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, yang dapat merusak tatanan kebersamaan kita,” ujarnya lagi.

Keberadaan Pusbang Deksa ini menurut Rektor, diamanatkan oleh Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristek Dikti).

Rektor juga menegaskan, dalam menjalankan fungsinya nantinya, Pusbang Deksa akan melakukan pendekatan secara akademik kepada para mahasiswa. Dan melalui pelatihan-pelatihan yang dilakukan, diharapkan akan meningkatkan kapasitas para mahasiswa, serta menumbuhkan sikap toleransi.

“Jadi adik-adik kita ini, nantinya tidak dikungkung cara berpikirnya, karena pendekatannya melalui pendekatan akademik. Pendekatan akademik harus menjadi bagian yang tidak bisa terpisahkan. Diharapkan nantinya, ini bisa meningkatkan kapasitas mereka, menumbuhkan toleransi dan sebagainya, itu saja intinya,” tandas Rektor.

(abr/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital