Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Duh, Sulteng Ranking 15 Pengguna Narkoba

PALU EKSPRES, PALU – Peringatan Hari anak nasional (HANI) tahun 2017 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah dirangkai dengan pencanangan Kota Palu bersih dari narkoba dan tertib administrasi kependudukan (Bersinar).
Hani tahun ini diselenggarakan bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Dinas Pemberdayaan Perempuan,Perlindungan Anak (DP3A) Sulteng, Senin (24/7).

Dalam kesempatan itu, Gubernur yang diwakili Staf Ahli Pembangunan Ekonomi dan Kesra, Rusdi B Rioeh mengingatkan Pemkot Palu serius melaksanakan program Bersinar tersebut.

Karena itu Rusdi mengajak semua pihak agar pencanangan itu tidak hanya dilakukan secara simbolis. Akan tetapi lebih pada upaya kerja keras. Bukan hanya dengan kata-kata tetapi dengan langkah nyata.

“Saya minta acara pencanangan ini bukan sekedar seremoni, tapi dengan langkah dan kerja nyata,”pesan Rusdi dalam sambutan gubernur.

Ini mengingat kerugian materiil akibat Narkoba kata Rusdi sudah cukup parah. Kerugiannya mencapai Rp 63 Triliun dengan prevalensi 2,8 persen atau 5,1 juta.  Oleh sebab itu pencanangan kota bersinar mutlak dilaksanakan dengan dukungan semua pihak. Karena mengingat wilayah Sulteng memang cukup terpapar peredaran maupun pengguna.

Rusdi mengungkap dari catatan yang ada, sedikitnya 39.810 orang pengidap Narkoba di Sulteng. Ini tercatat sebagai rangking ke15 se-Indonesia.

Rusdi sepakat dan mendukung dengan gagasan itu. Karena menurutnya narkoba sudah masuk ke segala lini maupun usia, dewasa ataupun anak-anak termasuk pejabat.

“Seorang panutan di tengah masyarakat pun bisa menjadi korban penyalahgunaan Narkoba,”sebutnya.

Untuk itu ia mengajak semua pihak turut bekerjasama melindungi anak dan bersinergi dalam menanggulangi narkoba. Terutama peran keluarga yang punya andil besar.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital