Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Arief Yahya-Pasha Hebohkan Launching TdCC 2017

“Selama event, para pembalap bisa menikmati destinasi andalan seperti Kepulauan Togean, Danau Poso yang terkenal dengan peninggalan Patung megalit, Parigi Moutong yang sangat besar potensi surga bawah lautnya hingga finish di kota Palu sebagai ibu kota. Yang dianugerahi bentang alam yang indah, serta di Kabupaten Sigi, disana pembalap bisa melihat flora dan fauna endemik khas Sulawesi,” pungkasnya.

Dalam launching ini, dimeriahkan penampilan Wakil Walikota Palu, Sigit Purnomo atau yang biasa dikenal dengan Pasha Ungu berduet dengan Menpar Arief Yahya. Tembang lawas dari Rinto Harahap yang dipopulerkan kembali group band D’masiv dengan judul Karena ku Sayang berhasil dibawakan Menpar Arief Yahya dan Pasha dengan apik.

Penampilan duet ini sontak membuat pengunjung mengangkat gadget untuk meng-capture serta me-record bahkan banyak yang menyiarkan secara langsung di sosial media mereka. Tidak sampai situ, antusias pengunjung yang ingin melihat dan mendengarkan duet dadakan itu menginginkan Menpar Arief Yahya untuk bernyanyi satu tembang lagi.
Lagu dari band Ungu dengan judul Demi Waktu sukses mendapatkan tepuk tangan meriah dari pengunjung.
Launching ditandai dengan menaiki sepeda balap oleh Menpar Arief Yahya dan Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola didampingi para Kepala Daerah dari 4 Kabupaten dan 1 Kota di Provinsi Sulawesi Tengah, yaitu Kabupaten Tojounauna, Poso, Parigi Moutong, Sigi dan Kota Palu.
Khusus Kabupaten Parigi Moutong dihadiri Wakil Bupati, H. Badrun Nggai, SE. Tour de Central Celebes (TDCC) akan dihelat pada 6 – 8 November 2017 di Provinsi Sulawesi Tengah. Event balap sepeda berskala internasional itu akan diikuti sebanyak 12 negara yang terbagi dalam 10 tim, diantaranya Kanada, Singapura, Malaysia, Korea, Belanda, Kuwait, Sri Lanka, Vietnam, Filipina, Thailand, Brunei, Prancis, serta 5 tim pembalap nasional.

Para pembalap ini akan menempuh jarak 491,4 kilometer yang dibagi dalam tiga etape. Pada etape pertama, para pembalap akan melintasi Kabupaten Tojo Unauna hingga Kabupaten Poso dengan jarak 192 kilometer.

Pada etape kedua menempuh jarak 143,6 kilometer, melewati Kabupaten Poso dan Kabupaten Parigi Moutong. Pada etape terakhir, para pembalap akan menempuh jarak 143,3 kilometer yang melintasi Kabupaten Parigi Moutong hingga Kabupaten Sigi dan Kota Palu.

Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola mengatakan, event Tour de Central Celebes bermula saat kunjungan Menpar ke Sulawesi Tengah menghadiri Palu Namoni tahun 2016.

“Saat itu saya coba mengusulkan kepada Pak Menteri agar Sulawesi Tengah diberikan kesempatan untuk memprmosikan pariwisata di Sulteng melalui event balap sepeda. Alhamdulillah, gayung bersambut Pak Menteri menyetujui,” kata Longki.

Ia berharap, event sport tourism itu, selain meningkatkan prestasi atlet balap sepeda di Indonesia juga dapat memperkenalkan destinasi wisata di Sulawesi Tengah.

Yang paling penting melalui event itu ia ingin menegaskan bahwa, Sulawesi Tengah aman untuk dikunjungi.

“Selama ini seolah-olah Sulteng dianggap mencekam, tidak aman dan lain-lain. Tetapi melalui Tour de Central Celebes ini kami ingin menegaskan bahwa Sulteng itu aman,”tandasnya.

Longki menambahkan, kunjungan wisatawan ke Provinsi Sulteng, pada tahun 2016 untuk wisatawan manca negara (wisman) mencapai 57.461 dan wisatawan nusantara (wisnus) mencapai 3.019.448.

Tahun ini, diproyeksi akan meningkat dengan target wisman 75.000 serta wisnus 3.757.841. “Dengan adanya event Tour de Central Celebes ini diharapkan jumlah kunjungan wisatawan ke Sulawesi tengah akan meningkat secara signifikan,”harapnya.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital