Sabtu, 8 Agustus 2026

Cerita Polisi Menyamar Jadi Pelanggan PSK Online

PALU EKSPRES, BOGOR – Polresta Kota Bogor mengungkap jaringan prostitusi online dengan menangkap tiga orang muncikari sebagai tersangka. Mereka Her alias Cemi (33) warga Desa Cilebut Barat Kecamatan Sukaraja, Er alias Mama (38) warga Kelurahan Cilebut Timur Kecamatan Sukaraja, dan JS alias Kodok (25) Desa Cilebut Barat Kecamatan Sukaraja.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan, penangkapan berawal dari penyamaran polisi pada Jumat (28/7) sekitar pukul 22.30 polisi. Polisi menyamar menjadi pria hidung belang yang berkomunikasi dengan pelaku muncikari melalui Facebook.

Komunikasi itu berlanjut via Whatsapp hingga menyepakati harga dan lokasi pertemuan. Setelah itu, dilakukan penyelidikan, sekaligus penggerebekan terhadap pelaku.

“Sebelum penggerebekan itu, anggota melakukan pengembangan dan hasilnya kita amankan tiga tersangka, yaitu Cemi, Mama, dan Kodok. Mereka sebagai muncikari yang memperdagangkan anak di bawah umur,” kata Ulung kepada awak media, Senin (31/7).

Ulung menjelaskan, ketiga pelaku ini memiliki peranan yang berbeda. Cemi menyuruh Kodok untuk mencari perempuan kepada Mama, kemudian Mama mendapatkan perempuan atau PSK berinisial AM (15) untuk menemani pelanggan.

Kodok mengambil gambar PSK dan dikirim ke Cemi, setelah itu Cemi memasang foto dan nomor HP, serta menawarkannya di akun Facebook pribadi. Sementara harganya dibanderol senilai Rp 700 ribu.

Lebih lanjut dikatakan Ulung, kasus ini jajaran Sat Reskrim sudah melakukan pengembangan selama 3 bulan untuk mendalami akun Facebook milik tersangka. Setelah itu, mencoba untuk memesan dan akhirnya berhasil mengungkap kasus prostitusi online.

“Ketiga pelaku terancam pidana maksimal 15 tahun penjara atau denda paling banyak Rp 600 juta, sesuai Pasal 2 UU RI No. 21 Tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang,” jelasnya.

(Fajar/jpg)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital