Minggu, 30 Agustus 2026
Daerah  

Ahmad Ali Mesti Klarifikasi Pernyataannya

PALU EKSPRES, PALU – Pernyataan Ketua Fraksi Partai Nasdem DPR RI, Viktor Laiskodat yang menyatakan bahwa Gerindra dan 3 partai politik lainnya sebagai pendukung kaum intoleran dan anti-NKRI terus berbuntut panjang. Apalagi DPP Partai Nasdem pasang badan dan sama sekali tidak mau menyampaikan permohonan maaf atas itu.

Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Sulteng, Ahmad Hi. Ali berkali-kali pula menyatakan pidato Vikor Laiskodat tidak provokatif. “Apa yang disampaikan oleh Viktor Laiskodat merupakan fakta politik yang terjadi di bangsa ini. Viktor mengungkapkan keprihatinannya pada kondisi bangsa ini,” ungkap Ahmad M Ali dalam pelbagai kesempatan.

Ketua Tidar Sulteng, Firman Lapide menilai pernyataan Ahmad Hi. Ali itu sama sekali tidak punya dasar sama sekali. Ia juga merasa aneh bila wakil rakyat asal Sulteng itu menjadi pembela orang yang menebarkan kebencian dan anti-toleransi beragama seperti Viktor.
“Kalau politisi Nasdem dan pembelanya bilang kami anti-Pancasila dan anti-NKRI. Juga apabila mereka bilang kami pendukung kaum intoleran, maka kami pun bisa bilang bahwa mereka anti-Pancasila dan anti-NKRI. Mereka itu juga pendukung kaum intoleran. Kalau mereka menyamakan kami dengan PKI, maka kami pun bisa bilang mereka begitu. Jadi kami minta Viktor dan para pembelanya itu segera klarifikasi dan menyampaikan permohonan maaf kepada kami dan seluruh warga Bangsa yang masih cinta NKRI,” tandas Firman Lapide.

Terkait dengan tudingan politisi Nasdem itu bahwa Gerindra mendukung khilafah, Wakil Ketua I DPD Partai Gerindra Sulteng Stivan Helmy Sandagang menyebutkan sesuatu yang tak masuk akal. “Alas pikir Partai Gerindra adalah NKRI. Dan itu final. Tak bisa diganggu gugat lagi.
Adapun konsep khilafah adalah keinginan sebagian orang yang gusar dan gelisah melihat keadaan negeri ini. Namun bagi Gerindra konsep NKRI adalah harga mati. Jadi sungguh tidak masuk akal bila Gerindra disebut pendukung khilafah.

Lalu kemudian Ahmad Hi. Ali, anggota DPR RI Dapil Sulteng dari Nasdem turut mengamini pernyataan Viktor Laiskodat itu saya anggap sebagai hal fatal. Sangat keliru,” sebut Ketua PD Satuan Relawan Indonesia Raya Sulteng ini. Kemudian bila ada yang menyoal penolakan Gerindra atas Perppu Ormas sehingga disebut pro-khilafah dan pro-kaum toleran, itu juga menggelikan.

“Lembaga HAM Internasional dan sejumlah lembaga HAM serta NGO juga organisasi jurnalis di Indonesia pun menolak Perppu Ormas itu. Lalu apakah mereka lantas disebut pro-khilafah atau pro-kaum intoleran? Tentu tidak. Gerindra dan lainnya menolak Perppu itu karena memang tidak ada kegentingan yang mendesak. Lagipula Ormas itu akan melahirkan otoritarianisme baru. Pemerintah akan dengan sangat subyektif menetapkan bahkan menangkap pihak yang berbeda pendapat dengan mereka,” papar Stivan.

Olehnya menurut Stivan, baik Viktor, Ahmad Hi. Ali maupun politisi Nasdem lainnya yang membela pandangan Viktor harus segera mengklarifikasi pernyataan mereka itu. Viktor juga harus diproses hukum. Hak impunitas atau kebal hukum yang disebut Polisi melekat pada Viktor sebagai anggota DPR itu menyalahi Undang-Undang Dasar 1945 yang menyatakan semua warga negara mempunyai kedudukan sama di hadapan hukum.

(jgb/Palu Ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam